Breaking News:

CPNS Bangka Belitung

Rapid Test Antigen Gratis Peserta SKD CPNS Kurang Mampu Pemprov Bangka Belitung Masih Nol Peminat

Pemprov Bangka Belitung mengeluarkan kebijakan terbaru, yakni menggratiskan biaya rapid test antigen untuk peserta CPNS yang kurang mampu

Bangkapos/Riki Pratama
Antrean sejumlah peserta CPNS dan warga pelaku perjalanan melakukan tes dibeberapa fasililitas kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Pemprov Babel, pada Senin (13/9/2021) pagi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rapid test antigen gratis bagi peserta Tes SKD CPNS Pemprov Babel masih nol peminat, Senin (13/09/2021) di Labkesda Dinas Kesehatan Bangka Belitung.

Pemprov Bangka Belitung mengeluarkan kebijakan terbaru, menggratiskan biaya rapid test antigen untuk peserta CPNS yang kurang mampu tapi sampai saat ini masih nol peminat.

Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan dimulai 14-20 September 2021.

Di tengah Pandemi Covid-19, sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh peserta tes sebelum mengikuti tes SKD CPNS 2021 di antaranya hasil negatif rapid test antigen 1x24 jam dan Swab PCR 2×24 jam.

Baca juga: PPKM Berakhir 13 September, Ini Aturan Terbaru Penerbangan Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Seluruh Maskapai Baik Domestik dan Internasional Mulai 7 September 2021

Menjelang satu hari pelaksanaan tes SKD di Lingkungan Pemprov Babel, sejumlah peserta telah melakukan tes di beberapa fasililitas kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Pemprov Babel.

Antrean panjang terlihat di halaman Labkesda Babel, selain peserta tes SKD CPNS para pelaku perjalanan juga terlihat mengantre untuk melakukan rapid test antigen dan swab PCR.

Kepala Labkesda, Provinsi Bangka Belitung, Sujari mengatakan Labkesda menyediakan layanan untuk warga yang kurang mampu menunjukkan surat keterangan dari pemerintah setempat, apabila ingin melakukan tes rapid tes antigen.

"Dari pagi hingga siang ini, sudah delapan orang peserta CPNS yang melakukan rapid test antigen dengan membayar. Belum ada yang menggunakan surat keterangan tidak mampu," jelas Sujari kepada Bangkapos.com, Senin (13/9/2021) ditempat kerjanya.

Dari hasil tes yang mereka lakukan, belum terdapat hasil positif Covid-19 dari hasil rapid test antigen.

"Sejauh ini tidak ada yang hasilnya positif semua negatif,"jelasanya.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved