Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Seleksi CPPPK di Pangkalpinang Molor Dua Jam Akibat masalah Jaringan, Peserta Kecewa

Raut muka kecewa tampak jelas terlihat dari sejumlah peserta seleksi kompetensi CPPPK guru di Kota Pangkalpinang.

Penulis: Magang1 | Editor: El Tjandring
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Para peserta seleksi CPPPK Guru di Kota Pangkalpinang saat sedang serius mengerjakan soal ujian di SMA Negeri 3 Pangkalpinang, Senin (13/9/2021) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Raut muka kecewa tampak jelas terlihat dari sejumlah peserta seleksi kompetensi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) guru di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin, (13/9/2021) pagi.

Bagaimana tidak, di hari pertama seleksi CPPPK sebanyak 51 peserta yang sedianya dijadwalkan mengikuti seleksi kompetensi sesi pertama pada pukul 08.00 WIB di SMA Negeri 3 Pangkalpinang molor.

Tes sendiri akhirnya baru dimulai dua jam setelahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Bahkan guna mengurangi kekecewaan, para peserta CPPPK guru menyempatkan diri untuk mengobrol dengan peserta lainnya.

Kekecewaan ini antara lain disuarakan oleh Mulyadi (27), pelamar asal Kota Pangkalpinang. Padahal ia sudah berangkat lebih awal agar tak terlambat, akan tetapi sesampainya di lokasi ujian ditunda selama dua jam lamanya.

"Saya sampai sini pukul 06.00 WIB sengaja datang pagi agar tidak terlambat. Tetapi setelah mendapat pengarahan dan waktunya mengisi soal ada kendala loading lama," kata dia usai ujian kepada Bangkapos.com.

Diakui guru honorer ini, penundaan waktu ujian ini turut mempengaruhi mental para peserta. Bahkan hingga mengganggu konsentrasi para peserta.

Baca juga: PPKM Berakhir 13 September, Ini Aturan Terbaru Penerbangan Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air

Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini, Simak Aturan Naik Pesawat Seluruh Maskapai Tujuan Domestik dan Internasional

Baca juga: Nelayan yang Diterkam Buaya di Sebagin Belum Ditemukan, Tim SAR Alami Kendala Menuju Lokasi

Padahal peserta harus mengisi 50 soal sosiokultural, 10 soal wawancara dan 100 soal mata pelajaran bidang dengan durasi 120 menit.

Belum lagi dengan syarat peserta yang harus menggunakan tiga lapis masker, hal itu membuat dirinya semakin pengap untuk bernapas dan membuat semakin pusing karena kekurangan oksigen.

"Sedikit mengganggu konsentrasi, apalagi soalnya banyak, kami lama nunggu hampir dua jam lebih. Padahal saya sudah mengerjakan beberapa soal," keluh Mulyadi.

Kendati begitu, dengan penundaan ini tak mempengaruhi semangat dirinya untuk melaksanakan ujian.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved