Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tekan Penyebaran Covid-19, Percepatan Vaksinasi Dilakukan Hingga ke Pelosok Desa

Melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Putra Kusuma mengatakan telah melakukan penambahan

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Putra Kusuma mengatakan telah melakukan penambahan gerai vaksinasi hingga ke pelosok desa.

Diketahui sebelumnya dalam sehari gerai vaksinasi hanya terdapat 10, namun saat ini menjadi dua kali lipat yakni sekitar 23 gerai yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat.

"Kalau hari ini terdapat 23 gerai, kami semakin mendekatkan pelayanan vaksinasi itu ke desa-desa. Kalau dulukan kita stastis di Puskesmas, sekarang kita ke desa-desa, menjemput bola upaya percepatan," ujar Putra Kusuma, Senin (13/09/2021).

Tak hanya penambahan jumlah gerai vaksinasi, namun pihaknya juga melakukan penambahan tim vaksinasi dari yang semula hanya 20 tim menjadi 42 tim yang diambil dari internal di fasilitas kesehatan dan sejumlah relawan yang bergabung.

"Jadi ada sekitar 119 orang dalam tim vaksinator yang baru, ini dilakukan guna menangani sekaligus mempercepat vaksinasi di Kabupaten Bangka Barat," tuturnya.

"Ada juga kerjasama dengan TNI dan Polri yang berpatisipasi dan mendorong, di garda terdepan untuk upaya percepatan vaksinasi. Upaya percepatan vaksinasi ini juga sesuai arahan, dari pak Bupati dan Wakil Bupati," tambahnya.

Selain itu saat ini pun Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, tengah menargetkan percepatan vaksinasi siswa sekolah yang berusia 12 sampai 18 tahun.

"Kalau anak sekolah di usia 12 sampai 18 tahun nah upaya percepatan juga terus dilakukan, artinya seluruh sekolah yang ada rentang usia 12 sampai 18 tahun wajib dilakukan vaksinasi," ungkapnya.

Sementara itu dari data pertanggal 8 September 2021 untuk vaksinasi tahap pertama, terdapat total 46.066 orang atau 29,17%. Sedangkan pada tahap kedua, jumlah masyarakat yang telah divaksin sebanyak 21.943 orang atau 13,89%. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved