Breaking News:

bangka pos hari ini

2 Kecamatan di Kabupaten Bangka Belum Boleh Pembelajaran Tatap Muka

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah daerah di Kabupaten Bangka sudah boleh dilaksanakan, kecuali di Kecamatan Sungailiat dan Belinyu

Editor: Agus Nuryadhyn
bangkapos.com
Rozali Romkad, Kepala Dinas Kesehatan Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah daerah di Kabupaten Bangka sudah boleh dilaksanakan, kecuali di Kecamatan Sungailiat dan Belinyu.

Meski demikian, sampai saat ini pelaksanaan PTM di Kabupaten Bangka tak kunjung dilakukan.

Saat disambangi Bangka Pos Group, Senin (13/9), Kepala Dinas Kesehatan Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Rozali Romkad mengatakan, belum ada sekolah yang melaksanakan PTM.

"Baik jenjang TK, SD, SMP maupun SMA belum ada yang PTM walaupun itu PTM terbatas," kata Rozali.

Baca juga: Pemkab Bangka Tengah Ajak Kades Jadi Ujung Tombak Pentingnya Menerbitkan Sertifikat Tanah

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 2 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hendry mengatakan PTM terbatas Kabupaten Bangka sudah boleh dilaksanakan.

"Silakan bagi sekolah yang ingin PTM terbatas, kecuali Kecamatan Sungailiat dan Belinyu," ucap Hendry.

Hal tersebut mengingat bahwa Kecamatan Sungailiat dan Belinyu menjadi wilayah di Kabupaten Bangka dengan kasus Covid-19 tertinggi.

Hendry menyebutkan, bahwa hanya wilayah-wilayah dengan zona oranye, kuning ataupun hijau yang diperbolehkan melaksanakan PTM.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Lagi hingga 20 September, Luhut : PPKM ini Alat Kita Monitor

Selain itu, sekolah yang hendak melaksanakan PTM diwajibkan melapor ke Dinas Pendidikan Wilayah 2 melalui surat.

"Setelah itu, akan kita evaluasi dulu dan kita lihat kondisi wilayah di sekolah tersebut apakah aman atau tidak untuk melaksanakan PTM," imbuhnya.

Menurutnya ada beberapa ketentuan yang harus dilengkapi pihak sekolah untuk bisa melaksanakan PTM.

"Ada banyak rinciannya, salah satunya para guru dan siswanya sudah harus divaksinasi," sambungnya.

Baca juga: PPKM Jawa Bali Diperpanjang Lagi, Bioskop Diizinkan Dibuka untuk Daerah PPKM Level 2 dan 3

Sementara itu, bagi sekolah yang nekad melaksanakan PTM tanpa melalui izin, Hendry mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan teguran.

"Intinya harus mengirimkan surat izin dulu ke kami, diizinkan atau tidaknya nanti akan kami balas melalui surat juga," tegasnya. (mg2)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved