Breaking News:

Berita Bangka Tengah

549 Pelajar SMK N 1 Koba Divaksin Covid-19 Tahap Satu, Syamir Sempat Gemetar 

Sebanyak 549 pelajar SMK N 1 Koba menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dilaksanakan di Lobi SMK N 1 Koba, Selasa (14/9/2021).

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Sela Agustika).
Pelajar SMK N 1 Koba saat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dilaksanakan di Lobi SMK N 1 Koba, Selasa (14/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 549 pelajar SMK N 1 Koba menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dilaksanakan di Lobi SMK N 1 Koba, Selasa (14/9/2021).

Pelaksanaan vaksinasi ini menyasar semua pelajar yang dilaksanakan selama dua hari berturut-turut yang bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Koba, Bangka Tengah

"Hari ini sesuai jadwal yang diberikan oleh Dinas Pendidikan kita melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi semua siswa/siswi dari kelas sepuluh, sebelas, dan dua belas dengan total siswa sebanyak 549 orang yang pelaksanaanya aka dilakukan selama dua hari," ungkap Kepala SMK N 1 Koba Syahryanto kepada Bangkapos.com, Selasa (14/9/2021).

Kata Syahryanto, dalam pelaksanaan vaksinasi ini memang tidak semuanya bisa tervaksin tergantung dengan kondisi siswa/siswi.

Baca juga: Kronologis Paranormal di Belitung Timur Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Modus untuk Mengobati

Baca juga: Hari Ini Ayu Ting Ting Penuhi Panggilan Polisi, Aksi Pamer Baju Ketat Bak Tantang Haters Ini Disorot

"Tentunya sebelum divaksin mereka ini dicek dulu kesehatannya, jika memang kondisi mereka tidak memungkin divaksin maka tidak dilakukan,"sebutnya.

Tak hanya siswa/siswi SMK N 1 Koba yang divaksin Covid-19, Syahryanto menyebutkan untuk guru dan tenaga pengajar disekolahnya pun telah dilakukan vaksinasi.

"Jadi untuk guru dan tenaga pendidik kita ini 90 persen sudah divaksin sebelum pembelajaran tatap muka ini dimulai. Memang tidak 100 persen karena ada beberapa guru ini tidak bisa divaksin karena ada penyakit bawaan atau komorbit,"ujarnya.

Dia berharap dengan telah dilaksanakannnya vaksinasi bagi guru dan pelajar ini kegiatan pembelajar tatap muka bisa berjalan normal.

Baca juga: Tips WhatsApp, Cara Mudah Mengetahui Pasangan Berselingkuh atau Tidak, Lengkap dengan Datanya

"Kita sangat berharap setelah vaksinasi pada guru dan siswa pembelajar tatap muka ini tidak ada shift lagi dan belajar secara normal seperti dulu," tuturnya.

Sementara itu Syamir satu di antara siswa kelas X yang telah melakukan vaksinasi mengatakan bahwa sebelum divaksin dirinya sempat gemetar.

"Kalo divaksinnya tidak takut, tapi tadi sempat juga gemetar waktu akan divaksin. Tetapi Alhamdulillah tidak ada efek apapun," ujar Syamir usai divaksin.

Ia berharap dengan dilakanakan vaksinasi ini kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal.

"Semoga vaksinasi ini bisa mencegah kita dari virus corona dan kita bisa kembali beraktivitas," tuturnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved