Breaking News:

Kasus Covid-19 Bangka Belitung Melandai, Satgas Imbau Warga Tak Lengah dan Fokus Prokes 5M

Mikron Antariksa mengakui terus berupaya melakukan pengendalian kasus Covid-19 yang hingga saat ini terus melandai

Editor: Edi Yusmanto
Freepik.com
ilustrasi foto 

BANGKAPOS.COM - Kasus covid-19 ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melandai sejak sepekan terakhir. 

Data Satgas Covid-19 Babel sejak Rabu (8/9/2021) ada 236 kasus baru. Pada Kamis (9/9/2021) 230 kasus.

Jumat (10/9), kasus menurun hanya ada 146 kasus dan pada Sabtu (11/9) ada tambahan 198 kasus. 

Total kasus hingga Sabtu (11/9) telah mencapai 49.588 kasus. Dengan total kasus sembuh sebanyak 44.991 kasus dan jumlah warga yang meninggal dunia ada 1.322 kasus.

Sekretaris Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa mengakui terus berupaya melakukan pengendalian kasus Covid-19 yang hingga saat ini terus melandai.

Menurutnya, saat ini hanya Kabupaten Bangka yang masih masuk dalam PPKM Level 4.

"Tetapi kita jangan berpuas diri, terus waspada, jangan karena melandai kita mengendorkan semuanya sehingga dapat naik lagi. Sosilaisasi Prokes dan juga vaksinasi yang harus dipercepat kita lakukan," kata Mikron, Minggu (12/9/2021).

Mikron menambahkan Satgas Covid-19 Babel saat ini bekerja sesuai dengan tugas masing-masing dalam satuan tugas khusus yang telah dibentuk oleh gubernur.

"Kita lakukan dari hulu ke hilirnya. Sudah banyak sudah kegiatan yang kami laksanakan pada tujuh kabupaten/kota di Babel ini sehingga terjadi perubahan. Satuan tugas khusus, vaksinasi, isoter, tracking/tracing, oksigen dan anggaran juga telah bekerja bersama-sama dalam upaya mengendalikan kasus di Babel ini," tegasnya.

Mikron menegaskan, sejauh ini Satgas Babel tidak dapat menekan kasus Covid-19. Namun, hanya dapat meningkatkan testing yang tinggi setiap hari, yang targetnya harus mencapai 5.000 testing.

"Kita ini diminta untuk memperbanyak melakukan testing sehingga banyak temuan terkonfirmasi. Bila terdapat banyak kasus maka dilakukanlah isolasi terpusat dan treatment, agar pasien cepat sembuh dan tidak menyebar luas," jelasnya.

Meskipun kasusnya melandai, Mikron mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan menjalankan 5M yaiu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. (Bangkapos.com/Edy/Ara)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved