Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Metode Vaksin Belum ke Arah Door to Door, Gandeng Komunitas dan Siapkan Bansos Masih Dianggap Ampuh

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Vaksinasi Provinsi Bangka Belitung (Babel), belum memiliki wacana menerapkan Metode Vaksin secara door to door.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
Tribunnews/Irwan Rismawan
ilustrasi Vaksinasi Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Vaksinasi Provinsi Bangka Belitung (Babel), belum memiliki wacana menerapkan Metode Vaksin secara door to door.

Metode, mengundang dan menggandeng komunitas, masih dianggap ampuh menarik minat masyarakat untuk di vaksin.

Selain itu mengemas kegiatan vaksinasi dirangkai kegiatan bakti sosial (Baksos) juga menjadi cara Satgas percepatan vaksinasi menarik minat masyarakat untuk divaksin.

"Kalau ke arah door to door belum ada, kita masih mengunakan cara seperti mengundang komunitas di momen momen tertentu, dan menyediakan bansos untuk menarik minat warga datang ke temapt atau gerai vaksin," kata Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat, Selasa (14/9/2021)

Kendati demikian, tak menutup kemungkinan kedepan,  metode percepatan vaksinasi secara door to door diterapkan.

Namun, ide dan masukan tersebut terlebih dahulu dibahas ke dalam rapat Forkopimda, guna menentukan langkah dan kebijakan apa yang akan diambil nantinya.

"Kalau sekarang belum, mungkin nanti bisa saja diterapkan, makanya wacana dan saran seperti ini harus dibahas dalam forum rapat bersama Forkopimda," katanya.

Anang, memastikan pasokan dan ketersediaan  vaksin ke Bangka Belitung cukup. Begitu juga dengan vaksinator yang sampai saat ini jumlahnya hampir seribu orang.

Hanya saja, kata Jenderal bintang dua itu, tak semua vaksinator  bisa melakukan vaksinasi secara serentak, mengingat masih adanya tugas pokok mereka lainnya.

"Kalau ketersediaan vaksin Insya Allah cukup, dan sampai saat ini terus berdatangan. Kalau jumlah vaksinator saat ini sebanyak 938 orang ,tapi kadang tidak full karena mereka (vaksinator) punya tanggung-jawab lain sesuai tugas pokoknya, ada yang dokter, perawat, bidan harus melaksanakan tugas rutinnya," jelasnya.(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved