Breaking News:

CPNS Bangka Belitung 2021

Peserta CPNS Pemprov Bangka Belitung Kesulitan, Waktu 100 Menit Harus Kerjakan 110 Soal Ujian SKD

Rahmat (23) warga Desa Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan kembali harus menelan pil pahit

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Peserta CPNS Pemprov Babel, sedang melakukan verifikasi data menyampaikan syarat untuk ikut ujian SKD di lantai 4 kantor gubernur, pada Selasa (14/9/2021) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rahmat (23) warga Desa Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan kembali harus menelan pil pahit, setelah nilai ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tak mencapai ambang batas.

Ramhat, mengatakan ia telah dua kali mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tahun sebelumnya dia pernah mengikuti tes di Pemkot Pangkalpinang, namun juga belum berhasil lolos.

Dua kali mengikuti tes, Rahmat mengungkapkan kesulitannya yang terulang yakni pada soal hitung-hitungan, memerlukan waktu panjang, sementara waktu ujian diberikan hanya terbatas.

Baca juga: Hari Ini Ayu Ting Ting Penuhi Panggilan Polisi, Aksi Pamer Baju Ketat Bak Tantang Haters Ini Disorot

Baca juga: Tips WhatsApp, Cara Mudah Mengetahui Pasangan Berselingkuh atau Tidak, Lengkap dengan Datanya

Diketahui nilai ambang batas peserta ujian yakni harus mencapai, TKW 65, TIU 80 dan TKP 166. Sementara nilai Rahmat tak sampai.

"Soal yang kita kerjakan sebanyak 110 soal dengan waktu 100 menit, kesulitan pada soal hitung-hutungan pada tes intelegensia umum (TIU) karena butuh waktu untuk menghitung ditambah soalnya panjang-panjang,"jelas Rahmat kepada Bangkapos.com, ditanya usai melakukan ujian, Selasa (14/9/2021).

Rahmat yang mengikuti tes untuk formasi kesehatan gigi ini, gagal pada nilai TIU yang hanya mencapai 70, sementara ambang batasnya harus mencapai 80.

"Gagal di TIU, sementara TWK 80, TIU 70, TKP 175 jadi tidak sampai, lemahnya di TIU. Telah dua kali gagal, tetap terus semangat mencoba lagi pada ujian CPNS tahun berikutnya," kata Rahmat yang juga memiliki usaha praktek kesehatan gigi di Desa Bangka Kota.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Babel, Susanti, mengatakan untuk pengumuman hasil tes SKD dapat dilihat pada youtube BKPSDMD Babel.

"Untuk nilai ambang batas atau passing grade peserta harus mengejar nilai setinggi-tingginya. Mereka harus melewati nilai itu, jadi nanti dilihat siapa paling besar nilainya, karena selama ujian ada penambahan terus," jelas Susanti.

Dia menambahkan, hasil passing grade nantinya juga akan diumumkan oleh Panselnas, setelah ujian SKD selesai.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved