Breaking News:

Semangat dan Komitmen FDKI Persiapkan Perkuliahan Semester Ganjil TA 2021/2022

Bangka,14/9/2021. Memasuki awal perkulihan semester ganjil tahun akademik 2021/2022, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syakh Abdurrahman Sid

Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Bangka Belitung
Rapat awal membahas persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 di Aula Lantai II Gedung terpadu, Jumat (10/9). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Memasuki awal perkulihan semester ganjil tahun akademik 2021/2022, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syakh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan rapat, dalam rangka membahas persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 di Aula Lantai II Gedung terpadu, Jumat (10/9).

Agenda rapat tersebut yakni distribusi mata kuliah dan persiapan perkuliahan pada semester ganjil TA/2021-2022. Acara tersebut dihadiri oleh segenap pimpian dan seluruh dosen di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN SAS Bangka Belitung . Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penyempurnaan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta sebagai tanggungjawab akan kesiapan menjelang perkuliahan tahun akademik 2021/2022 sehingga sistem perkuliahan berjalan secara offline dan online.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr Zaprulkhan, M.S.I menerangkan bahwa persiapan perkuliahan meliputi segala perangkat dimulai dari pembuatan distribusi mata kuliah, penyiapan sistem E-campus juga, dan proses Kartu Rencana Studi (KRS) yang diharapkan dapat berlangsung dengan baik.

“Kita telah menyiapkan segala perangkat perkuliahan pada semester ganjil ini, harapannya memasuki awal perkuliahan yang direncanakan pada tanggal 13 September 2021 bisa berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Zaprulkan juga menghimbau kepada para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan mutu perkuliahan selama satu semester ke depan, sehingga ilmu yang diperoleh oleh mahasiswa mampu memenuhi standar kompetensi Pendidikan tinggi. Maka dari itu, hal ini perlu adanya sinergi dari semua pihak khususnya pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Perkuliahan masih dilaksanakan secara tatap muka dan daring.

“Yang perlu ditingkatkan tentunya mutu perkuliahan selama satu semester ke depan. Meskipun perkuliahan dilaksanakan secara tatap muka dan daring tetap menghimbau kepada dosen dan mahasiswa untuk senantiasa meningkatkan mutu perkuliahan. Dukungan dan sinergi dari pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiwa sangat diperlukan ” jelasnya.

Selanjutnya, Wakil Rektor I Dr Rusydi Sulaiman, M.Ag Dalam sambutan sekaligus pengarahannya, berpesan pada seluruh dosen FDKI agar menjadikan forum ini sebagai instrumen yang baik dalam mengatasi problem-problem yang dihadapi sehubungan dengan pembelajaran tatap muka dan daring.

Ia juga menghimbau agar para dosen memberikan yang terbaik untuk mahasiswa, sehingga setelah lulus mereka dapat berkompetisi dan memiliki daya saing yang tinggi di masyarakat. “Walaupun ada kelonggaran pembelajaran offline dan online selama pandemi covid-19, kualitas pembelajaran tidak boleh menurun, terutama dalam proses pembelajaran,” tutur Rusydi

“Baru saja mata kuliah telah didistribusikan. Mudah-mudahan distribusi mata kuliah tepat sesuai dengan bidang masing-masing. Diharapkan para dosen yang mengampu matakuliah sesuai bidangnya. Meskipun perguruan tinggi Islam, namun matakuliah yang disampaikan dosen berupa ilmu agama dan ilmu umum. Rapat yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusias ini diakhiri dengan dialog antara Wakil Rektor I, Dekan, para Kaprodi dan Sekprodi ,” tambahnya.

Ketua LPM Dr. Irawan, M.S.I yang hadir diberikan kesempatan ini menyampaikan perkembangan dan persiapan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Dosen memiliki tugas dan kewajiban untuk melakukan tridharma perguruan tinggi, yaitu bidang Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain mengajar, dosen harus menjadi narasumber dan penulis di media lokal/nasional/internasional, menulis buku ber-ISBN, dan memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk keperluan jenjang kepangkatan dosen dan akreditasi program studi atau institusi. Demikian juga mahasiswa, selain mereka memperoleh pengetahuan dari para dosen, mereka juga harus digiring untuk menulis di media lokal/nasional/internasional, menulis jurnal dan buku Ber-ISBN, dan memiliki HaKI untuk memenuhi tuntutan akreditassi program studi dan institusi, kata Irawan. (*)

Penulis : Ayaknan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved