Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BEI Berikan Bantuan Beras ke PMI Pangkalpinang, 500 Pendonor dapat 5 Kilogram, Ini Aturan Donornya

Sebanyak 500 Pendonor darah di PMI Pangkalpinang masing-masing akan mendapatkan 5 Kilogram beras periode 13 sampai 18 September 2021. 

Penulis: Widodo | Editor: nurhayati
Ist/BEI Babel
penyerahan secara simbolis 500 kampel beras 5 kilogram oleh Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Bangka Belitung, Yoseph Kaburuan kepada Wakil Ketua UDD PMI Pangkalpinang, dr Amelia PMI, Selasa (14/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 500 Pendonor darah di PMI Pangkalpinang masing-masing akan mendapatkan 5 Kilogram beras periode 13 sampai 18 September 2021. 

Pemberian beras kepada pendonor darah oleh PMI Pangkalpinang yang didonasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Bangka Belitung ini dalam rangka HUT PMI ke-76 di tanggal 17 September 2021 ini. 

Namun,  bagi pendonor darah tentunya ada aturan bagi warga yang ingin mendonor darah di PMI Pangkalpinang.

"Bagi warga yang ingin mendonorkan darah yang pernah terkonfirmasi positif covid-19, setelah dinyatakan negatif covid-19 14 hari sudah boleh donor darah. Kemudian setelah 3 hari vaksin pertama sudah bisa donor, satu minggu setelah vaksin kedua juga boleh mendonorkan darahnya karena kebutuhan darah di rumah sakit meningkat sejauh ini," kata Wakil Ketua UDD PMI Pangkalpinang, Dr Amelia saat ditemui Bangkapos.com, Selasa (14/9/2021). 

Baca juga: Simpan Ganja Setengah Kilogram, Oknum ASN dan Mahasiswa Disergap Tim Kalong Polres Pangkalpinang

Baca juga: Terlibat Narkoba, Oknum ASN Pangkalpinang Ditangkap Polisi, Lurah Gajah Mada Geleng-geleng Kepala

Selain itu, dr Amelia menyebutkan bagi warga yang belum vaksin juga boleh mendonorkan darah di PMI Pangkalpinang ini. 

Namun sebelum donor darah, warga harus diskrining berbagai macam penyakit terutama penyakit menular melalui darah. 

"Skrining ini dalam bentuk pertanyaan saja seperti apakah mengkonsumsi obat dalam waktu dekat, tidur cukup atau tidak dan apakah ada malaria, penyakit jantung dan berbagai penyakit kita tanya," jelasnya. 

Penyerahan secara simbolis 500 kampel beras 5 KG oleh Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Bangka Belitung, Yoseph Kaburuan kepada Wakil Ketua UDD PMI Pangkalpinang, Dr Amelia PMI, Selasa (14/9/2021)
Penyerahan secara simbolis 500 kampel beras 5 KG oleh Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Bangka Belitung, Yoseph Kaburuan kepada Wakil Ketua UDD PMI Pangkalpinang, Dr Amelia PMI, Selasa (14/9/2021) (Ist/BEI Babel)

Amelia mengakui, perbedaan sebelum pandemi dan saat pandemi Covid-19 sangat jauh terjadi penurunan pendonor dan jumlah kantong darah. 

"Perbedaan antara sebelum pandemi dan saat pandemi sangat jauh. Biasa sebelumnya bisa mencapai 800 sampai 900 kantong darah setiap bulannya, sedangkan di tengah pandemi ini hanya 700 kantong darah setiap bulan," ungkap Amelia. 

Baca juga: Nilai SKD Siska Nyaris Sempurna, 97 Peserta Lolos Passing Grade SKD CPNS Pemprov Bangka Belitung

Baca juga: Keren, Mahasiswa UBB Berhasil Bikin Masker Wajah dari Daun Cempedak, Bikin Glowing dan Bebas Jerawat

Dia menambahkan, kalau tidak dipancing dengan adanya bingkisan beras 5 Kilogram bagi 500 pendonor, tidak akan terjadi peningkatan. 

"Kalau tidak ada bingkisan seperti ini mereka (pendonor-red) tidak mau datang," jelasnya.

Berkat donasi 500 kampel beras isi 5 Kilogram yang didonasikan BEI Bangka Belitung ke PMI Pangkalpinang dan akan dibagikan ke 500 pendonor darah, beberapa hari ini terjadi peningkatan jumlah pendonor. 

Peningkatan pendonor darah dari 20-an beberapa hari sebelumnya dan khususnya, Senin, (13/9/2021) sebanyak 47 Pendonor.

Kemudian di hari Selasa (14/9) sampai pukul 15.00 WIB sudah 75 orang yang mendonorkan darahnya di PMI Pangkalpinang.  

(Bangkapos.com/Widodo) 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved