Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Harga Timah Sempat Capai Rekor Tertinggi, Pemprov Babel Berkali-Kali Minta Naikan Royalti Timah

Tren harga timah di London Metal Exchange berada di level US$ 35.798 per metrik ton pada (18/8/2021) lalu dan Selasa (14/9/2021) kemarin

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, Amir Syahbana. 

"Dari minerba royalti totalnya target Rp 87,6 miliar ini hanya tercapai Rp 64,9 miliar jadi mengalami penurunan, dari royalti timah yang masuk ke kas daerah (kasda) Provinsi Bangka Belitung," jelas Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung, Fery Afriyanto.

Sementara, kata Fery, berdasarkan rekapitulasi penerimaan dana bagi hasil royalti timah tahun anggaran 2021 untuk target pendapatan dari logam timah Rp 86,4 miliar, dan penerimaan baru mencapai Rp 74,9 miliar.

"Untuk data masih sama dengan target pendapatan di APBD. Jika ada peningkatan royalti untuk tahun 2021 ini, maka akan dihitung dan disalurkan di tahun depan. Kalau penyaluran dari kas negara tiap triwulan ke kas daerah," terangnya.

Dia menyebutkan, sempat terjadinya penurunan royalti beberapa waktu lalu, karena penurunan produksi timah, sehingga berdampak pada royalti yang masuk ke kas daerah Pemprov Bangka Belitung

"Ini dari produksi seluruh pelaku pemilik izin usaha pertambangan di Bangka Belitung. Kontribusi royalti dari timah masuk ke kas daerah ya relatif kecil, dari total pendapatan dibandingkan dengan royalti dari galian timah," ucapnya.

Royalti Timah Lima Tahun Terakhir
2019 sebesar Rp 134. 945. 339. 619
2018 sebesar Rp 119. 467. 104. 739
2017 sebesar Rp  40. 543. 131. 625
2016 sebesar Rp  66. 447. 673. 391
2015 sebesar Rp  109. 778. 412. 266
Sumber: Bakuda Bangka Belitung

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved