Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Molen Jamin Seleksi CPNS Tak Ada Orang Dalam, Tes Antigen pun Gratis

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menegaskan, dalam seleksi kompetensi bidang (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemeri

Penulis: Magang1 | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi CPNS 2021 

BANGKAPOS.COM, BANGKAWali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menegaskan, dalam seleksi kompetensi bidang (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak ada kecurangan.

Menurutnya, pelaksanaan seleksi yang dimulai hari ini, Rabu (15/9/2021) telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi, hasil nilai peserta dapat disaksikan secara langsung melalui YouTube UPT BKN Pangkalpinang.

“Saya pastikan dalam pelaksanaannya tidak ada macam-macam (Orang dalam), begitu melihat mereka mengisi hasilnya langsung tertera di komputer,” tegas Maulan saat meninjau pelaksanaan seleksi CPNS di UPT BKN Pangkalpinang, Rabu (15/9/2021).

Dikatakan Molen sapaan akrabnya, seluruh hasil seleksi adalah kemampuan masing-masing peserta tanpa bantuan pihak lain. Bahkan ia meminta kepada para peserta agar tak percaya calo yang sering mengobral janji.

“Artinya siapa yang mempunyai kemampuan mereka yang dapat, tidak ada lagi yang aneh-aneh,” tegas Molen.

Meskipun demikian, Molen berharap dengan adanya seleksi CPNS yang dilakukan secara fair ini dapat menghasilkan PNS yang berkualitas sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

“Saya juga memberi semangat kepada adik-adik yang menjalani tes, Saya yakin dan percaya mereka berharap semuanya lulus kita doakan. Kita berharap mendapatkan CPNS yang berkualitas, berkompetensi dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Pangkalpinang,” tukas Wali Kota.

Gratiskan rapid tes antigen dan PCR tak ganggu penanganan Covid-19

Pemkot Pangkalpinang telah menggratiskan rapid tes antigen dan PCR bagi sebanyak 5.362 peserta tes SKD CPNS Pangkalpinang yang berlangsung mulai 15 September hingga 2 Oktober 2021.

Dengan digratiskannya tes tersebut Molen mengatakan tak mengganggu dalam perihal tracing maupun tracing Covid-19. Bahkan dia mengklaim hal tersebut sebagai upaya tracing dan testing pasien Covid-19.

“Kita berpikir bahwa dengan mengikuti PNS peserta melakukan kerumunan, jadi wajib dilakukan antigen agar aman. Ini juga sekaligus sebagai tracking dan tracing,” ujar Molen.

Selain itu, alasan lain Molen melakukan hal ini karena dia juga pernah merasakan perjuangan menjadi seorang CPNS sebelum terpilih sebagai Wali Kota Pangkalpinang.

“Alhamdulillah, yang kita lakukan untuk mengurangi beban peserta itu. Setidaknya mengurangi beban mereka walaupun mungkin hanya Rp100 sampai Rp200 ribu tetapi bagi sebagian orang itu sangat penting. Membantu mereka adalah kebanggaan bagi kami,” papar dia.

Kendati begitu, Molen meminta para peserta CPNS untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat menjalani rapid tes antigen maupun PCR di tempat yang telah ditentukan.

“Kita sudah membagi jadwal kepada mereka, waktu mana yang tes duluan. Silakan kroscek di tempat masing-masing. Saat ini ada beberapa titik seperti Puskesmas, rumah sakit yang sesuai dengan kita informasikan,” timpal Molen. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved