Breaking News:

Berita Kriminal

OTD Minta Duit, Nama Kajari Bangka Tengah Dicatut 

Akhir-akhir ini modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat semakin marak. Kali ini nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Tengah (Bateng) dicat

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Bangka Tengah, Situmorang. (Bangkapos.com/Sela Agutika) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Akhir-akhir ini modus penipuan yang mengatas-namakan pejabat semakin marak. Kali ini nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Tengah (Bateng) dicatut oleh oknum tidak dikenal  (OTD).

Sasaran penipuan yang dilakukan oleh OTD ini adalah Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Koba, Khatijah. Ia dimintai sejumlah uang, karena dalih peminjaman uang untuk keperluan kantor.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Bangka Tengah, Situmorang membenarkan adanya modus penipuan yang mengatas namakan Kajari Bangka Tengah.

Kata Soitumorang, pihaknya mendapatkan laporan ini pada Rabu  (15/9/2021) sekira Pukul 09.00 WiB. "Informasinya ada OTD meminta uang dengan cara transfer mengatas-namakan Kajari Bangka Tengah. Mendengar laporan itu, kami langsung telepon Ibu Khatijah agar tidak mentransfernya. Sebab, Kajari Bangka Tengah tidak pernah meminta sejumlah uang," kata Situmorang, Rabu (15/9/2021).

Setelah itu, pihaknya pun langsung mengacak dan menghubungi nomor 081224140087 yang diduga OTD yang meminta sejumlah uang ke Kepala SLB Koba.

"Saat kita telepon nomor OTD ini benar dan mengaku sebagai Kajari Bangka Tengah, dan saat ingin ditemui secara langsung OTD itupun selalu mengelak. Sekarang akan kita cari terus OTD ini, karena sudah membuat nama baik Kejari Bangka Tengah buruk," ujarnya.

Guna mengantisipasi kejadian tersebut dalam waktu dekat pihak Kejari Bangka Tengah akan bersilaturahmi ke Dinas Pendidikan Bangka Tengah guna memberikan imbauan kepada para kepala sekolah untuk tidak menanggapi OTD yang mengatas-namakan Kajari Bangka Tengah.

"Kami harap tidak ada lagi para kepala sekolah dimintai uang oleh OTD mengatas-namakan Kajari Bangka Tengah. Kejadian ini yang pertama dan terakhir dan proses hukum tetap kami tempuh karena telah membuat nama baik institusi Kejari Bangka Tengah tercemar," tegasnya.

Pada kesempatan ini, Situmorang juga mengimbau masyarakat agar lebih jelih dan tidak muda tertipu pada hal-hal yang mengatas-namakan sesorang tanpa ada bukti jelas.

Bahkan ia pun mengimbau kepada warga jika ada kejadian serupa yang mrngatas namakan pihak Kejari bisa datangi langsung kantor Kejari Bangka Tengah untuk mengecek kebenaran hal-hal yang dapat merugikan orang lain dan berpotensi melanggar hukum.

"Kami bersama Pak Kajari Bangka Tengah baru menjabat di sini. Jadi, kami mohon masukan dan saran yang positif dari masyarakat. Dan sebagai pelayan masyarakat, kami juga siap menindaklanjuti semua laporan tersebut," kata Situmorang. (Bangkapos.com/Sela Agutika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved