Breaking News:

Berita Kriminalitas

Terlibat Narkoba, Oknum ASN Pangkalpinang Ditangkap Polisi, Lurah Gajah Mada Geleng-geleng Kepala

Lurah Gajah Mada, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Hayrul Kusnan kaget

Penulis: Magang1 | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Lurah Gajah Mada, Hayrul Kusnan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lurah Gajah Mada, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Hayrul Kusnan kaget bukan kepalang hingga matanya terbelalak saat  mengetahui seorang pegawainya ditangkap oleh Tim Kalong Satres Narkoba Polres Pangkalpinang, Selasa (14/9/2021) malam.

Hayrul, tidak henti-hentinya menggelengkan kepala lantaran masih tak percaya pegawainya ditangkap karena penyalahgunaan narkoba.

Ia tidak menampik Vivir Irham (35) memang seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas sebagai staf di bawah Kasi Pembangunan, Kelurahan Gajah Mada.

"Dapat informasi saya terkejut sekali, saya tidak percaya. Tetapi kalau sudah seperti ini untuk apa disembunyikan kalau memang kenyataannya," ungkap Hayrul kepada Bangkapos.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/9/2021).

Hayrul menyebut, Irham merupakan seorang pegawai pindahan dari Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang dan mulai bedinas di Kelurahan Gajah Mada terhitung sejak 1 Juli 2021 dan sampai sekarang.

Untuk kesehariannya sendiri, lanjut dia, Irham merupakan seorang yang humoris. Bahkan dalam kesehariannya dia tidak menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan.

"Sebagaimana layaknya atasan kepada pegawainya, saya mengimbau untuk bekerja semaksimal mungkin untuk membantu pelayanan masyarakat. Dan dia menyanggupi hal itu dan tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa yang mencurigakan," papar Hayrul.

Baca juga: Simpan Ganja Setengah Kilogram, Oknum ASN dan Mahasiswa Disergap Tim Kalong Polres Pangkalpinang

Baca juga: Keren, Mahasiswa UBB Berhasil Bikin Masker Wajah dari Daun Cempedak, Bikin Glowing dan Bebas Jerawat

Itu untuk kinerjanya sendiri, diakui Lurah, memang Irham jarang berada di kantor. Akan tetapi, saat ditugaskan dia juga selalu menyanggupi dan mengerjakan apa yang diperintahkan oleh atasan.

"Kalau pagi dia ada di kantor, siang tidak ada kemudian sorenya baru nongol lagi. Saat ditanya, kenapa jarang kelihatan alasannya karena mengurusi orang tua. Kalau kita cuma sampai situ saja tidak bisa lebih dalam," bebernya.

Kendati begitu, berkaca dengan kejadian ini Hayrul meminta Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk secara rutin melakukan tes urine kepada seluruh pegawai baik PNS maupun honorer yang ada di lingkup Pemerintah Kota Pangkalpinang secara berkala.

Baca juga: Daerah Ini Berpotensi Disapu Tsunami 28 Meter, BMKG Ingatkan Masyarakat Siapkan Skenario Terburuk

Baca juga: Cara Mudah Mengunci WhatsApp Agar Tidak Dibuka Orang Lain, Tanpa Aplikasi Tambahan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved