Breaking News:

Berita Bangka Barat

Bangkai Kapal Karam Ganggu Navigasi Kapal di Selat Bangka, Danpos AL Muntok Sebut Masih Dikaji

Danpos AL Muntok, Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, membenarkan adanya bangkai kapal karam yang mengganggu navigasi kapal di perairan selat Bangka.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
bangkapos.com/Anthoni Ramli
Danpos AL Muntok Kapten (L) Yuli Prabowo 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Danpos AL Muntok, Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, membenarkan adanya bangkai kapal karam yang mengganggu navigasi kapal di perairan selat Bangka.

Hal ini diungkapkan usai pihaknya mendapatkan berbagai laporan, dari para nahkoda atau pengguna jalur laut yang kerap melintasi area tersebut.

"Daru informasi penggunaan jalur jasa pelayaran yang melaporkan itu, sehingga melaksanakan tindakan melaporkan kepada Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Ini laporan pengguna jasa, kita menindaklanjuti dan menurunkan tim survey," ujar Kapten Laut (T) Yuli Prabowo saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (16/09/2021).

Diketahui terdapat kerangka kapal yang ditemukan, di kedalaman 7,5 meter yang memiliki panjang 132 meter dan lebar 15 meter.

Sedangkan untuk kerangka kapal tersebut setelah ditemukan diketahui, dalam kondisi yang telah ditumbuhi terumbu karang.

"Bener itu memang dari pusat, itu survey mengganggu diperkirakan ada kapal karam yang bisa mengganggu alur navigasi pelayaran, sehingga perlu updateting peta tapi ini masih terus dikaji," tuturnya.

Lebih lanjut Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, mengungkapkan untuk langkah penarikan bangkai kapal tersebut masih harus menunggu hasil dari tim survey yang saat ini masih terus melakukan kajian.

"Apakah itu bangkai kapal semen atau apa, dan udah lama juga itu kapalnya. Ini masih di kaji, karena menganggu alur lintas yang memiliki draft 10 meter," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved