Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bantu Guru Honorer yang Telah Lama Mengabdi, Gubernur Babel Ajukan Permohonan Ini  

Pemerintah pusat memberikan poin afirmasi 15 persen untuk kompetensi teknis bagi guru honorer usia 35 tahun ke atas, masa pengabdian minimal tiga tahu

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. (Bangkapos/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah pusat memberikan poin afirmasi 15 persen untuk kompetensi teknis bagi guru honorer usia 35 tahun ke atas, masa pengabdian minimal tiga tahun yang mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Nilai tambah yang hanya 15 persen tersebut dirasakan kurang oleh Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. Menurutnya di Babel ini banyak para guru honorer yang usianya sudah tua dan harus bersaing dengan usia muda sehingga perlu perhatian khusus dan perlu dibantu dalam penambahan nilai.

Karena alasan itu, gubernur melalui Dinas Pendidikan Babel, melayangkan surat dengan nomor 420/0634/I/Dindik terkait permohonan penambahan nilai kompetensi teknis ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi disampaikan pada Kamis (16/9/2021) hari ini.

"Untuk PPPK passing grade ini kan melalui proses beberapa kali kesempatan untuk ikut sebagai peserta, ini ada angka afirmasi itu, diberikan istilahnya bonus nilai 15 persen. Karena yang ikut ujian juga boleh orang luar, kita khawatir dan kasian mereka yang sudah lama (menjadi guru honor-red) tersaingi dengan yang masih fresh, berharap angka afirmasi lebih tinggi lagi mencapai 30 sampai 35 persen,"jelas Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, kepada Bangkapos.com, Kamis (16/9/2021) di kantor gubernur.

Erzaldi mengatakan, pengajuan Pemprov Babel ke Kementerian Pendidikan tersebut sebagai upaya membantu dan memberikan penghargaan terhadap guru yang telah bertahun-tahun mengabdi.

"Harapanya ini sebagai penghargaan ke mereka sudah lama menjadi guru honorer di Babel jadi kita sudah bersurat dan telah saya tandatangani. Kita harapkan pada kesempatan ketiga kalinya nanti, untuk afirmasi ini dinaikan sehingga mereka sudah ada modal angka 35 persen, sebetulnya ini sebagai pengharagaan terhadap kawan-kawan honorer," jelasnya.

Erzaldi menilai kegiatan seleksi CPPPK yang dilakukan sudah berjalan dengan benar. Tetapi dalam seleksi ini adalah para guru honorer yang usianya sudah tua, dan diperlukan perhatian khusus. 

"Karena selama ini, mereka sudah mengabdi kepada pemerintah. Intinya, kita ingin memberikan perhatian kepada guru honor yang sudah lama mengajar. Mereka sangat mengharap agar dapat diangkat melalui jalur PPPK," ujarnya.

Kepala Kantor Regional BKN 7 Palembang, Malgi Prayitno, mengatakan, peserta PPPK yang melaksanakan ujian saat ini, apabila gagal dalam tes pertama, dapat mengikuti kembali sampai batas tiga kali.

"Tes diberikan kesempatan tiga kali, misalnya tes pertama tidak lulus, boleh tes kedua, tidak lulus lagi tes ketiga, sudah tidak lulus yang ketiga ya sudah, aturan sampai tiga itu," tambah Malgi kepada Bangkapos.com, Kamis (16/9/2021) di kantor gubernur.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved