Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gubernur Ajukan Penambahan Nilai Kompetensi Seleksi PPPK

-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh, mengatakan, tujuan mereka melayangkan permohonan penambahan nilai kompetensi teknis ke Men

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. (Bangkapos.com) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh, mengatakan, tujuan mereka melayangkan permohonan penambahan nilai kompetensi teknis ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada Kamis (16/9/2021) hari ini, sebagai upaya membantu guru honorer lulus seleksi PPPK guru.

Menurutnya, sudah seharusnya guru honorer yang telah berusia tua di atas 35 dan telah lama mengabdi diangkat menjadi pegawi negeri.

"Bila perlu mereka ini langsung saja diangkat ASN karena guru honorer ini telah lama mengajar, jadi kita kirimkan surat untuk para guru honorer ini, agar dapat diperhatikan lebih. Sehingga mereka dapat menjadi ASN melalui PPPK ini,"kata Soleh kepada Bangkapos.com, Kamis (16/9/2021).

Dalam seleksi PPPK terdapat, materi kompetensi teknis yang di dalamnya ditambah nilai afirmasi 15 persen oleh pemerintah pusat, dalam upaya membantu peserta PPPK dapat mencapai nilai passing grade masih dianggap kurang. Sehingga Pemprov Babel mengajukan penambahan nilai kompetensi teknis.

"Tetapi 15 persen itu masih dianggap kurang dan kita melakukan permohonan untuk dinaikkan menjadi 30 persen, sehingga dapat membantu memudahkan lulus PPPK," katanya.

Soleh, mengatakan sebanyak 841 formasi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) telah disetujui oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Ada 841 guru untuk PPPK termasuk guru bimbingan penyuluhan (BP) sebanyak 69 formasi dari kebutuhan kita mencapai 1.000 lebih, ini sudah disetujui setengahnya dari Kementrian Pendidikan dan Kemenpan,"kata Soleh.

Dia mengatakan, saat ini seleksi PPPK sedang berjalan, dan diharapkan guru honorer yang telah lama mengabdi bisa lulus menjadi ASN dengan ikut PPPK guru.

"Persyaratan mereka yang bisa ikut PPPK terdata di data pokok pendidikan (Dapodik) kedua harus guru honorer paling sedikit telah bekerja selama tiga tahun," ujarnya.

Deketahui pelaksaan seleksi PPPK saat ini sedang berjalan, dimulai 13-17 September 2021 pelaksanaan seleksi kompetensi I, pelaksanan seleksi kompetensi II 26-30 Oktober 2021 dan pelaksanaan seleksi kompetensi III 2-6 Desember 2021.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved