Breaking News:

Berita Kriminal

Kasus Oknum PNS Bandar Ganja, Statusnya Resmi Tersangka

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkalpinang, Iptu Astrian Tomi mengatakan tiga diduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis ganja telah ditetapka

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kasat Resnarkoba Polres Pangkalpinang Iptu Astrian Tomi, di Ruangannya, Kamis (16/9/2021). (Bangkapos.com/Yuranda) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkalpinang, Iptu Astrian Tomi mengatakan tiga diduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis ganja telah ditetapkan tersangka, Kamis (16/9/2021)

"Selain Vivir Irham alias Irham (35) merupakan PNS Kota Pangkalpinang, dan dua temannya Dudy Gilang Winata alias Gilang (23) dan Reza Prawestri alias Acai (27), mereka sudah ditetapkan tersangka besok sudah terbit suratnya," kata Iptu Astrian Tomi, di ruangannya, Kamis (16/9/2021)

Katanya, ketiga orang tersebut merupakan jaringan narkoba jenis ganja di Kota Pangkalpinang, satu di antaranya Vivir Irham alias Irham merupakan target operasi (TO) Satresnarkoba Polres Pangkalpinang.

Vivir Irham dan Gilang pertama kali ditangkap polisi di salah satu warung kopi di Pintu Air, Rangkui, Kota Pangkalpinang dan menemukan 4 paket ganja di dalam tas Gilang. Ia pun diintrogasi oleh petugas dan mengakui barang tersebut dari Reza Prawestri alias Acai.

"Gilang menyebut hal tersebut lantaran takut dengan Irham, dan kami geledah rumah Gilang. Dan mendapatkan 15 paket termasuk paket ukuran besar dan ada tembakau Aceh," ungkap Tomi

Selanjutnya, Tim Kalong Satresnarkoba Polres Pangkalpinang melakukan pengembangan dari dua diduga pelaku yang diamankan sebelumnya, dan menangkap Reza Prawestri alias Acai.

"Saat penggeledahan Acai kami mendapat satu paket ganja. Dan kami lakukan interogasi, Acai pun mengelak 15 paket yang ditemukan di rumah Gilang bukan barangnya," ucapnya

Setelah ketiganya saling tuduh, akhirnya Gilang pun mengakui barang tersebut milik Vivir Irham alias Irham. Sebelumnya Gilang juga sempat memesan ganja kepada Vivir Irham.

Namun pada saat itu stok ganja Vivir Irham sudah habis dan Gilang pun menitipkan uang sebesar Rp800 ribu untuk memesan ganja ke pada Vivir Irham.

"Setelah mendapat ganja yang dipesan Gilang. Gilang pun langsung mengambil barang tersebut ke kediaman Vivir Irham, dan digeledah ditemukan Ganja bekas pakai, " ungkapnya

"Gilang juga mengakui bahwa dia telah menitipkan uang kepada Vivir untuk membeli ganja, namun stok yang dimiliki Vivir habis sehingga dia mencari barang tersebut kepada seseorang yang saat ini masih DPO kami," tambahnya.

Saat ini ketiga tersangka sudah diamankan di ruang Tahanan Polres Pangkalpinang, guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved