Breaking News:

Berita Sungailiat

TI Ilegal Beroperasi Pinggir Jalan Dihentikan Reskrim Polres Bangka

1 unit TI mini yang beroperasi hanya 10 meter dari Jalan Raya Kampung Baru Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Kamis (16/9/2021) sore dihentikan o

Penulis: deddy_marjaya | Editor: khamelia
deddy marjaya
Tambang timah ilegal di Kampung Baru Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka yang beroperasi dekat rumah dan pinggir jalan raya dihentikan Sat Reskrim Polres Bangka Kamis (16/9/2021) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- 1 unit TI mini yang beroperasi hanya 10 meter dari Jalan Raya Kampung Baru Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Kamis (16/9/2021) sore dihentikan oleh Sat Reskrim Polres Bangka.

Guna menutupi aktifitas tersebut pemilik menutup dengan terpal sehingga tidak terlihat. Selain itu 8 unit TI ilegal menggunakan mesin sebu juga dihentikan. Kegiatan penertiban ini dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum. 

"Menanggapi keluhan masyarakat kita cek memang ada TI beraktifitas hanya 10 meter dari jalan raya," kata AKP Ayu Kusuma Ningrum.

Awalnya anggota Sat Reskrim Polres Bangka langsung menuju lokasi milik Afat yang dikeluhkan warga. Saat itu 1 unit mesin TI mini sedang beroperasi dengan 2 orang pekerja. AKP Ayu Kusuma Ningrum langsung memerintahkan para pekerja menghentikan operasi mesin.

Selanjutnya mesin dibongkar dan diamankan bersama barang bukti solar. Selain itu juga diamankan sejumlah pasir timah hasil penambangan sehari sebelumnya.

Menurut Afat lokasi yang ditambang tanah milik keluarga sendiri. Lokasi tambang milik Afat selain hanya 10 meter dari Jalan juga hanya 5 meter dari rumah. Selanjutnya barang bukti, pemilik dan pekerja diamankan ke Polres Bangka.

"Dakde izin e tanah keluarga sendiri itu rumah bibi saya," kata Afat. 

Saat dicek ternyata di samping lokasi TI milik Afat didapati 4 unit TI sebu atau TI Tungau. Pekerja TI sebu sebanyak 8 orang diminta membongkar semua peralatan mereka.

Selanjutnya sekitar 300 meter dari lokasi masih dipinggir jalan kembali didapati aktifitas TI sebu sebanyak 4 unit. Lokasi mereka hanya 5 meter dari jalan raya. Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum kembali turun kelokasi memerintahkan pekerja menghentikan aktifis meeka. Setelah dikumpulkan diminta membongkar peralatan.

"Besok saya cek jam 8 kesini kalo masih ada yang operasi jangan salahkan saya akan kita bongkar paksa. Apa kalian nggak mikir beroperasi dekat jalan raya kayak gini," kata AKP Ayu Kusuma Ningrum. (deddy marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved