Breaking News:

50 Persen Lebih Siswa dan Guru Telah Divaksin, Kemungkinan PTM Semakin Besar

Pemkab Bangka terus gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat, termasuk kalangan pengajar/guru. Pembelajaran Tatap Muka pun dirasa semakin dekat.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Pelajar SMK N 1 Koba saat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dilaksanakan di Lobi SMK N 1 Koba, Selasa (14/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka terus gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat, termasuk kalangan pengajar/guru.

Sebelumnya kegiatan vaksinasi juga rutin dilakukan dengan menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bangka baik jenjang SMP maupun SMA.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan bahwa vaksinasi kepada guru sudah mencapai angka 60 persen lebih.

"Dari total 2.140 guru yang ada di Kabupaten Bangka, yang divaksin sudah ada 1.336 orang (62,42%), sedangkan yang belum ada 804 orang," kata Boy saat dihubungi Bangkapos.com, Jum'at (17/9/2021).

Baca juga: 8 Orang Kombes Resmi Sandang Pangkat Brigadir Jenderal, Ini Nama-namanya

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Baca juga: Kasatgasus Vaksinasi Tinjau dan Supervisi di Posko Satgasus Kabupaten Bangka (VIDEO)

Sementara itu, untuk jumlah siswa yang telah divaksin baik jenjang SMP dan SMA, keduanya telah melebihi angka 50 persen.

Untuk SMP, dari total 15.279 sasaran, sudah ada sebanyak 7.891 (51,65%) siswa yang sudah divaksin.

Sedangkan untuk jenjang SMA, dari total 9.023 sasaran, sudah ada sebanyak 4.594 (50,93%) siswa yang telah divaksin.

Dengan begini, Boy berharap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Bangka dapat segera berlangsung.

"Mudah-mudahan minggu depan kita sudah bisa Pembelajaran Tatap Muka," harapnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau bagi peserta didik ataupun kalangan guru untuk sesegera mungkin melaksanakan vaksinasi.

"Kalau anak didiknya sudah divaksin maka guru-gurunya juga sudah harus divaksin semuanya," ucapnya.

Menurutnya ini sangat membantu pencegahan penyebaran covid-19 baik antara murid dengan murid lainnya, murid dengan guru, ataupun guru dengan guru lainnya.

"Kalau sama-sama sudah divaksin maka kemungkinan penulurannya sangat kecil sekali," imbuhnya.

Dengan demikian, target capaian herd immunity (kekebalan kelompok) dapat tercapai secepatnya (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved