Breaking News:

Aturan Baru Naik Penumpang Pesawat Garuda, Citilink dan Lion Air Selama PPKM

Garuda Indonesia, Citilink dan Lion Air Group menetapkan aturan sama, mengacu pada aturan PPKM yang dikeluarkan pemerintah.

Editor: Evan Saputra
Dokumentasi Lion Air via Kompas.com
Ilustrasi aturan terbaru naik pesawat 

Aturan Baru Naik Penumpang Pesawat Garuda, Citilink dan Lion Air Selama PPKM

BANGKAPOS.COM - Tiga maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia menetapkan persyaratan bagi calon penumpangnya yang ingin bepergian menggunakan pesawat terbang.

Garuda Indonesia, Citilink dan Lion Air Group menetapkan aturan sama, mengacu pada aturan PPKM yang dikeluarkan pemerintah.

Dikutip dari situs resmi masing-masing maskapai, berikut adalah kelengkapan yang harus dipenuhi calon penumpang sebelum membeli tiket pesawat dan berangkat menggunakan pesawat.

Syarat terbang dengan Garuda Indonesia

Dikutip dari situs resmi https://www.garuda-indonesia.com/, maskapai pelat merah ini mengimbau calon penumpangnya mengikuti kebijakan pemerintah dan otoritas terkait dalam masa PPKM.

Baca juga: Uang Kertas Rp5 Ribu Bisa Laku Sampai Rp450 Juta Asal Ada Nomor Seri Begini

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Berikut beberapa informasi penting terbaru yang perlu diperhatikan penumpang Garuda Indonesia:

1. Penerbangan antarkota di dalam Pulau Jawa dan Pulau Bali (termasuk dari Pulau Jawa ke Pulau Bali) wajib menunjukkan sertifikat vaksin (minimal dosis pertama) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2 x 24 jam (dari sejak pengambilan sampel) atau jika memiliki sertifikat vaksin lengkap (dosis kedua), maka hasil negatif tes Covid-19 dapat menggunakan hasil tes Rapid Antigen maksimal 1 x 24 jam (dari sejak pengambilan sampel).

2. Penerbangan domestik dari/ke daerah PPKM Level 3 dan 4 (termasuk keluar/masuk Pulau Jawa dari pulau lain selain Bali), wajib menunjukkan sertifikat vaksin (minimal dosis pertama) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2 x 24 jam (dari sejak pengambilan sampel). Selain rute tersebut, dimungkinkan ada persyaratan khusus.

3. Surat hasil tes RT-PCR atau Rapid Antigen yang digunakan sebagai syarat penerbangan harus diterbitkan dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang terdaftar di Keputusan MENKES RI.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved