Breaking News:

Hukum Keluarga dan Cegah KDRT, Ketua Pengadilan Agama Bersinergi Dengan Kejari Bangka Barat

Ketua Pengadilan Agama Muntok, Muhammad Syarif mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat guna bersilaturahmi dan bersinergi.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Istimewa/Kejari Bangka Barat
Kunjungan Ketua Pengadilan Agama Muntok ke Kantor Kejari Bangka Barat, Jum'at (17/09/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Pengadilan Agama Muntok, Muhammad Syarif mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat guna bersilaturahmi dan bersinergi terkait permasalahan hukum keluarga.

Dalam kunjungan tersebut Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne menyambut baik kedatangan guna membahas, rencana program kerja sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada masyarakat.

"Hal ini terkait permasalahan dalam hukum keluarga yang salah satunya yaitu mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), serta mengenai permasalahan pernikahan dini dan pernikahan siri," ujar Helena Octavianne, Jumat (17/09/2021).

Guna mempersiapkan sosialisasi dan penyuluhan hukum, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

Lebih lanjut Ketua Pengadilan Agama Muntok, Muhammad Syarif mengatakan banyaknya perceraian dan tingkat pernikahan dini, di Kabupaten Bangka Barat patut menjadi perhatian bagi seluruh unsur masyarakat.

"Bersama Kejari Bangka Barat mengikuti program Podcast Pamor (Pengadilan Agama Muntok Obrolan Ringan) yang nantinya, akan membahas terkait isu-isu hukum terkini," kata Syarif.

"Terima kasih atas masukan dan saran, serta ide-ide cemerlang dari Kajari Bangka Barat. Untuk memajukan Kabupaten Bangka Barat serta sebagai tambahan informasi, dan pengalaman bagi Pengadilan Agama Mentok dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)," tambahnya.

Baca juga: Jutaan Nasabah BRI, Mandiri hingga BTN Dapat Bantuan Rp1 Juta, Ini Syaratnya Bagi yang Mau

Baca juga: Penyuluhan Hukum Kejari Bangka Barat, Berikan Pemahaman Karantina Kesehatan Masyarakat  

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Kunjungan Ketua Pengadilan Agama Muntok ke Kantor Kejari Bangka Barat, Jum'at (17/09/2021).
Kunjungan Ketua Pengadilan Agama Muntok ke Kantor Kejari Bangka Barat, Jum'at (17/09/2021). (Istimewa/Kejari Bangka Barat)

Sementara itu tak hanya membahas terkait hukum keluarga, kedua pihaknya juga bersinergi untuk meraih predikat Zona Integritas yang mana pada saat ini, Kejari Bangka Barat telah meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) pada tahun 2020 yang lalu dan selanjutnya bertekad untuk meraih predikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani)

Sedangkan Pengadilan Agama Muntok bertekad, untuk meraih predikat WBK pada tahun 2021 ini.

"Sehingga diperlukan adanya sinergitas untuk dapat saling mendukung dalam meraih predikat tersebut, dengan cara meningkatkan pelayanan publik terutama dalam proses penanganan perkara di instansi masing-masing," kata Helena.

Selain itu yang menjadi pembahasan dalam koordinasi tersebut mengenai proses penanganan perkara di wilayah hukum Kabupaten Bangka Barat yang harus memperhatikan asas-asas peradilan yaitu sederhana, cepat, dan biaya ringan.

"Peradilan harus memenuhi harapan dan pencari keadilan yang selalu menghendaki peradilan yang cepat, tepat, adil, dan biaya ringan. Pada ada dasarnya asas sederhana, cepat dan biaya ringan di pengadilan, merupakan satu kesatuan asas yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan," ucapnya. (Bangkapos.com/Rilis/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved