Breaking News:

Berita Sungailiat

Rumah Literasi Kampung Natak Nelayan 1 Diresmikan

Rumah Literasi Kampung Natak Nelayan 1, Srimenanti, Sungailiat Bangka telah diresmikan hari ini, Jum'at (17/9/2021).

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Peresmian rumah literasi pesisir (rusip) kampung natak nelayan 1, Sungailiat, Bangka, Jum'at (17/9/2021). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Rumah Literasi Kampung Natak Nelayan 1, Srimenanti, Sungailiat Bangka telah diresmikan hari ini, Jum'at (17/9/2021).

Meskipun telah selesai dibangun beberapa bulan yang lalu, kali ini Rumah Literasi Pesisir (Rusip) Kampung Natak Nelayan 1 diresmikan secara langsung oleh Bupati Bangka, Mulkan.

Kawasan pesisir Kampung Nelayan 1 yang dulunya kumuh kini terlihat menjadi lebih rapi dan tertata.

Melalui program CSR dari PLN Induk Cabang Bangka yang bekerja sama Kementrian PUPR dan Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bangka, kini kawasan pesisir kampung natak nelayan 1 menjadi tempat yang bagus untuk bersantai dan berkumpul.

Selain dilengkapi dengan rumah literasi, terdapat juga spot cafetaria dan sejumlah gazebo yang cocok untuk sekedar duduk dan melepas penat.

Manajer Komunikasi PLN Induk Cabang Kabupaten Bangka, Tri Putra Septa mengatakan bahwa pembangunan rumah literasi dan lain sebagainya ini adalah bentuk kepudilan PLN dalam mengentaskan kemiskinan.

"Kami sangat concern dalam hal kemajuan masyarakat baik dibidang pendidikan, lingkungan, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan masyarakat," kata Tri.

Menurutnya rumah literasi yang ada di kampung natak nelayan 1 ini adalah untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama pada anak-anak.

"Diharapkan ruuang baca rumah literasi ini dapat membuka pikiran dan menambah wawasan masyarakat serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membangun lingkungannya sendiri," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan menyebutkan bahwa Kampung natak nelayan 1 ini adalah wadah baru bagi masyarakat pesisir untuk beraktivitas.

"Saya harap semua masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun," kata Mulkan.

Selain itu ia mengimbau jangan sampai ada ponton-ponton yang bersandar disekitar wilayah tambatan perahu di Kampung Natak Nelayan 1 tersebut.

"Akan kami lakukan tindakan hukum bahkan bila perlu akan kami tenggelamkan karena akan merusak lingkungan dan mengganggu pemandangan," ujarnya.

Mulkan menyebutkan bahwa pembangunan serupa juga akan dilakukan dikawasan kampung nelayan 2.

"Mudah-mudah tahun 2022 nanti bisa Kita bangun juga di Kampung Nelayan 2," katanya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved