Breaking News:

Berita Kriminalitas

Beraksi di 7 TKP di Kota Pangkalpinang, Residivis Pencurian Dicokok Tim Naga

Muhammad Prianda Gunafi alias Rian (25) berhasil tangkap Tim Naga Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, Jumat (17/9/2021)

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Ist/Tim Naga Polres Pangkalpinang
Tim Naga Polres Pangkalpinang amankan diduga pelaku pencurian dan penggelapan, beraksi di tujuh lokasi berbeda-beda di Kota Pangkalpinang, Jumat (17/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Muhammad Prianda Gunafi alias Rian (25) berhasil tangkap Tim Naga Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, Jumat (17/9/2021).

Warga Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui, diamankan polisi lantaran melakukan tindak pidana pencurian dan penggelapan di Kota Pangkalpinang.

Berdasarkan catatan kepolisian, Rian sudah tujuh kali melakukan pencurian di tujuh TKP di Pangkalpinang. Pada saat ditangkap ia sedang berjalan kali, di Jalan Kelurahan Melintang, Jumat (17/9/2021) sekitar pukul 13.00 Wib.

Tim yang dipimpin oleh Katim Naga Polres Pangkalpinang Aipda Rudi Kiai, harus berhati-hati lantaran pelaku seorang residivis dalam kasus yang sama, yang dikenal lihai untuk meloloskan dari sergapan petugas.

Setelah melakukan pengintaian, barulah target terlihat sedang berjalan menggunakan kaos putih dan celana panjang abu-abu, sedang duduk di salah satu kediaman warga.

Baca juga: Uang Kertas Rp5 Ribu Bisa Laku Sampai Rp450 Juta Asal Ada Nomor Seri Begini

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Sebelumnya, Rian harus kembali berurusan dengan polisi setelah aksinya membawa HP realme, diketahui oleh milik anak pelapor, Baharudin (25) warga Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui, pada Sabtu 10 Agustus 2021 lalu.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan, modus pelaku beraksi dengan membawa handphone milik korban, dan langsung ke dalam sebuah gang dengan alasan untuk mengambil sepatu ke belakang sebuah rumah.

Namun setelah ditunggu-tunggu pelaku tidak kunjung datang akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp3,9 juta.

"Saat diinterogasi pelaku mengaku ada mengambil HP dan hp tersebut langsung dijual dengan harga Rp1,2 juta kepada salah satu konter HP di kawasan Bukit Merapin,"  ungkap Adi Putra, saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Enak Banget Bantuan Pinjaman Rp100 Juta dari BRI Ini Tanpa Jaminan, Syaratnya Juga Mudah Lho!

Baca juga: Reaksi Tukang Pangkas Rambut Saat Tahu Pelanggannya Ustaz Abdul Somad, Tak Disangka Ditanya Hal Ini

Katanya, usai dilakukan interogasi satu persatu kejahatan pelaku mulai terbongkar, awalnya pelaku berdalih hanya mencuri satu HP di satu tempat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved