Breaking News:

Gubernur Bangka Belitung Turun Langsung Benahi Kelangkaan BBM di Pulau Belitung

Tak butuh waktu lama bagi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, menjawab aspirasi dari salah satu Fraksi DPRD Babel

Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat meninjau SPBU Air Merbau berlokasi di Jalan Air Baik, Paal Satu Kabupaten Belitung, Jum'at (18/9). 

BANGKAPOS.COM -- Tak butuh waktu lama bagi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, menjawab aspirasi dari salah satu Fraksi DPRD Babel tentang kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Belitung dalam Rapat Paripurna yang digelar, Jumat (17/9/2021).

Hari itu juga, ia langsung menuju pulau yang terkenal dengan julukan Negeri Laskar Pelangi tersebut. Kedatangannya untuk mencari tahu secara pasti apa penyebab kelangkaan BBM di Pulau Belitung

Pom bensin yang menjadi objek tinjuannya yakni SPBU Air Merbau yang berlokasi di Jalan Air Baik, Paal Satu Kabupaten Belitung.

Antrean panjang terlihat di SPBU tersebut. Setelah turun dari mobilnya, Erzaldi langsung  menanyakan ke sejumlah masyarakat yang sedang mengantre mengisi bensin.

"Sudah sekitar sebulanan lebih Pak terjadi hal ini, bahkan saking langkanya ada warga dari Membalong ke sini hanya untuk mengisi bensin, Pak. Ini gara-gara orang nambang Pak jadi cepat habis," ungkap Taswid, pria paruh baya yang sehari-hari beraktivitas sebagai penjual bensin eceran di pedesaan.

Mendengar hal itu, Erzaldi menjelaskan, kelangkaan BBM yang disinyalir akibat operasional pertambangan memang tak dapat terhindarkan, mengingat harga timah saat ini sedang naik, sehingga banyak masyarakat beralih profesi jadi penambang timah. 

Jika dahulu untuk operasional bahan bakar pertambangan hanya menggunakan jenis solar, namun saat ini sudah ada alternatif menggunakan premium maupun Pertalite untuk bahan bakarnya.

Sehingga, lanjut Erzaldi, untuk mengatasi kelangkaan BBM di Pulau Belitung, dirinya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk menambah pasokan bahan bakar, dan responnya positif.

"Alhamdulillah, per hari ini sudah ditambah. Untuk premium ditambah 61 persen, Pertalite ditambah 131 persen, Pertamax ditambah 171 persen, dan Gasoline naik 114 persen," jelasnya.

Erzaldi berharap, setelah ditambah pasokannya tidak lagi terjadi antrean masyarakat dalam membeli BBM di Pulau Belitung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved