Breaking News:

Wujud Kepedulian Pasien Disibilitas, RSUD Depati Bahrin Ciptakan Inovasi Bertajuk 'Dulang Yamani'

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungailiat, Bangka ciptakan inovasi pelayanan publik kepada pasien disabilitas.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
Bangkapos/Arya Bima Mahendra
Proses pelayanan inovasi 'Dulang Yamani' di RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Bangka. Foto diambil Sabtu (18/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungailiat, Bangka ciptakan inovasi pelayanan publik kepada pasien disabilitas.

Bertajuk 'Dulang Yamani' (Duduk Langsung Nyaman Dilayani), inovasi tersebut diperuntukkan kepada pasien disabilitas untuk memudahkan proses pelayanan kesehatan.

Saat ini, inovasi Dulang Yamani milik RSUD Depati Bahrin juga telah masuk dalam Top 9 KIPP (Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2021.

Melalui berbagai fasilitas yang ramah untuk kaum disabilitas, diharapkan proses pelayanan kesehatan dapat berlangsung maksimal.

Mulai dari parkiran hingga tangga dan jalur khusus disabilitas, membuktikan bahwa RSUD Depati Bahrin sangat concern terhadap kaum disabilitas.

Baca juga: Uang Kertas Rp5.000 Seri Kembar Laku Ditukar dengan Rp450 Juta, Ini Alasannya

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Direktur RSUD Depati Bahrin, dr Yogi Yamani menyebutkan bahwa inovasi Dulang Yamani adalah sistem jalur cepat tanpa hambatan yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pasien disabilitas.

Yogi menuturkan bahwa terciptanya inovasi Dulang Yamani dilatarbelakangi oleh banyaknya pasien disabilitas di RSUD Depati Bahrin yang belum mendapatkan akses prioritas.

Oleh karena itu, banyak dari mereka yang harus melakukan semua prosedur pelayanan sendiri dengan proses yang lama.

"Dengan adanya inovasi ini (Dulang Yamani), semua pasien disabilitas akan mendapatkan pelayanan secara prioritas yaitu jalur cepat tanpa antri," kata Yogi, Sabtu (18/9/2021).

Selain itu, para pasien disabilitas juga akan didampingi oleh 3 orang petugas khusus yang mengenakan seragam khusus bernuansa warna hitam.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved