Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

3 Pekan di Babel Tingkat Kepatuhan Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan Menurun

Hasil monitoring Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung,tingkat kepatuhan masyarakat Babel terhadap protokol kesehatan sudah 3 pekan menurun.

Penulis: fitriadi | Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Pengendara dan penumpang di-push up karena kedapatan tidak memakai masker saat dilakukan penyekatan di Jalan Raya Sungailiat-Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (9/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hasil monitoring Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung menyatakan tingkat kepatuhan masyarakat Babel terhadap pemakaian masker selama 1 pekan 6-12 September 2021 menurun.

Dari 435 titik yang dipantau tim Satgas, angka kepatuhan memakai masker 84,98% dari 91,14% rerata nasional. Persentase ini mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya.

Penurunan tidak hanya pada pemakaian masker, tapi juga pada protokol kesehatan lainnya yakni, kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Angka kepatuhan masyarakat Bangka Belitung menjaga jarak dan menghindari kerumunan pada rentang waktu tersebut hanya 80,99% dari 89,77% rerata nasional. Persentase ini mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Andi Budi Prayitno mengatakan, penurunan tingkat kepatuhan pemakaian masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan ini sudah berlangsung berturut-turut dalam 3 pekan terakhir.

"Ini tentu saja menjadi kabar kurang baik di tengah ikhtiar kita bersama dalam menghadapi gelombang ke-II pandemi Covid-19 dengan pelbagai variannya," kata Andi Budi kepada Bangkapos.com, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Hasil Anev Satgas Covid-19 Provinsi Babel, Bangka Barat dan Bangka Selatan Turun ke PPKM Level 2

Baca juga: DAFTAR Daerah Luar Jawa dan Bali yang Akhiri Masa Perpanjangan PPKM Level 4, 3 dan 2 Besok

Baca juga: Uang Kertas Rp5 Ribu Bisa Laku Sampai Rp450 Juta Asal Ada Nomor Seri Begini

Oleh sebab itu, Satgas Penanganan Covid-19 terus mengajak masyarakat membiasakan diri menerapkan protokol kesehatan 6M dalam kehidupan sehari-hari.

Protokol kesehatahn 6 M mencakup Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/hand sanitizer, Mengurangi mobilitas, Menghindari kerumunan, dan Menghindari makan bersama, sebagai bagian dari tanggung jawab dan kesadaran kolektif agar pandemi Covid-19 ini bisa terkendali dan segera berakhir.

"Jangan abai, apalagi menyepelekan Covid-19 karena sudah banyak korban terpapar, yang sembuh dan kembali sehat pun juga banyak, namun tidak sedikit yang kemudian tak tertolong dan berujung kepada kematian/meninggal dunia," kata Andi Budi.

Satgas Penanganan Covid-19 meyakini protokol kesehatan adalah cara paling sederhana dan mudah serta murah agar masyarakat dan orang-orang di sekitar tidak terpapar Covid-19.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved