Breaking News:

Ngaku Siap Hidup Bersama Covid-19, Rupanya Covid-19 di Singapura Kini Makin Menggila, Ini Sebabnya

Ini adalah hari ke 26 dari gelombang arus. Kasus harian, seperti yang kami duga, telah berlipat ganda setiap minggu dari 100 menjadi 200, menjadi 400,

Editor: Iwan Satriawan
KOMPAS.com/ ERICSSEN
Ikon wisata Singapura, Taman Merlion di distrik Marina Bay 

BANGKAPOS.COM-Negeri jiran Singapura kini harus menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Padahal sebelumnya, negara tersebut sudah menyatakan siap hidup bersama virus mematikan tersebut.

Kini angka harian kasus Covid-19 di Singapura kian mengkhawatirkan.

Bahkan disebutkan kini Singapura bersiap memasuki kasus harian tembus angka 1000.

Seperti disampaikan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung Jumat (17/9) lalu.

Rupanya hal ini karena jumlahnya yang berlipat ganda setiap minggu.

Baca juga: Besok, Polisi Gelar Operasi Patuh, Ini Sasaran dan Daftar Tilang Bagi Kendaraan yang Terjaring Razia

Jumat kemarin Singapura melaporkan 934 kasus baru Covid-19 serta satu kasus impor yang menjadikan jumlah total infeksi baru di Singapura menjadi 935.

Angka ini merupakan rekor tertinggi sejak April tahun lalu.

“Ini adalah hari ke 26 dari gelombang arus. Kasus harian, seperti yang kami duga, telah berlipat ganda setiap minggu dari 100 menjadi 200, menjadi 400, dari 400 menjadi 800, dan sekarang dalam siklus penggandaan keempat," kata Ong, seperti dikutip Channel News Asia.

“Saya pikir, mari bersiap untuk kemungkinan melewati angka 1.000 segera. Itu tidak terduga, itu adalah perilaku khas dari gelombang transmisi yang biasanya memuncak antara empat dan hingga delapan minggu, atau 30, 40, kadang-kadang 50 hari,” ujarnya

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved