Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Lakukan Vaksinsi Jemput Bola, DPRD Dukung Percepatan Herd Immunity

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang mendukung mendukung upaya pemerintah mendatangi lokasi atau jemput bola vaksinasi

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang mendukung mendukung upaya pemerintah mendatangi lokasi atau jemput bola vaksinasi di pusat perbelanjaan, tempat keramaian hingga destinasi wisata.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady mengatakan, hal itu sudah semestinya dilakukan oleh pemerintah daerah, mengingat Kota Pangkalpinang adalah ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan merupakan gerbang pulau Bangka.

Menurutnya, hal itu wajar jika secara data tercatat kasus Covid-19 tertinggi ada di Pangkalpinang. Meskipun faktanya tidak hanya warga Pangkalpinang, akan tetapi juga warga yang ada di kabupaten sekitar.

"Kami mendukung keinginan wali kota Pangkalpinang untuk segera mencapai herd imunity bagi masyarakat. Karena dari data dinas kesehatan, kota Pangkalpinang merupakan kota yang paling banyak terpapar virus Korona di se-Bangka Belitung," kata dia kepada Bangkapos.com, Minggu (19/9/2021).

Rio menyebut, dengan stok vaksin yang ada tentunya hal ini bisa dimaksimalkan oleh dinas kesehatan setempat. Terlebih lagi instansi hingga lembaga vertikal seperti TNI-Polri juga saat ini juga turut membantu percepatan vaksinasi Covid-19.

"Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh kelompok masyarakat, organisasi kepemudaan, partai politik juga terlihat sangat marak. Sehingga diharapkan btidak ada lagi alasan jika kita tidak kebagian jatah dosis vaksin," beber Rio.

Walaupun begitu, ia berharap vaksinasi jemput bola dapat diupayakan oleh semua pemerintah daerah, termasuk juga Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lantaran mengingat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Apabila nantinya sudah divaksin setidaknya dapat menurunkan potensi masyarakat untuk terpapar Covid-19.

"Persyaratan vaksin bagi tempat tertentu seperti destinasi wisata dan mungkin nanti sekolah, bisa sebagai salah satu faktor pendorong untuk masyarakat memilih divaksin. Karena ini adalah program nasional yang diturunkan hingga ke daerah, harapan kita dengan vaksinasi ini peningkatan kasus Korona di Pangkalpinang dan umumnya Bangka Belitung dapat terus melandai," tandas Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus Hakim mengatakan, guna mengejar target herd immunity pihaknya telah membuka lima gerai vaksinasi di pusat perbelanjaan hingga destinasi wisata di Pangkalpinang.

“Kita buka gerai vaksinasi di Pasar Pagi, BTC, Transmart, Pantai Pasir Padi dan Taman Dealova,” ujar Hakim, Sabtu (18/9/2021).

Kata Hakim, selain lima gerai tersebut saat ini Dinas Kesehatan Pangkalpinang juga tetap melayani vaksinasi di 18 titik seperti Puskesmas, RSUD Depati Hamzah, RS Primaya, RS Bakti Timah, RSIA Muhaya, Klinik Kesehatan Provinsi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Klinik Polres, Rumah Sakit Bantuan hingga Klinik Pratama Ampui.

Selain itu, delapan tempat praktik mandiri bidan (PMB) di Kota Pangkalpinang juga diikutsertakan dalam program vaksinasi berbasis keluarga.

“Jadi jangan ragu mari kita vaksinasi supaya herd immunity di Pangkalpinang cepat tercapai. Ini juga sebagai upaya kita melawan virus Korona,” ungkapnya. (Bangkapos/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved