Breaking News:

Militer dan Kepolisian

Bikin China Murka, Rupanya Ada Rahasia Ini di Balik Kesepakatan Amerika, Inggris, dan Australia

Tak ayal lagi, hal ini membuat pihak China murka dan menganggap tiga negara itu "sangat tidak bertanggung jawab"

Editor: Iwan Satriawan
Google Maps
Laut China Selatan 

Ini berarti Australia sekarang dapat membangun kapal selam bertenaga nuklir yang lebih cepat dan lebih sulit dideteksi daripada armada bertenaga konvensional.

Dengan teknologi itu, maka kapal selam itu mampu menggelamkan kapal lainnya serta menembakkan rudal jarak jauh.

Meskipun Australia mengatakan tidak berniat menempatkan senjata nuklir, akan tetapi China tidak percaya.

Diketahui kemitraan baru, dengan nama Aukus itu, diumumkan dalam konferensi pers virtual bersama antara Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan mitranya dari Australia Scott Morrison pada Rabu malam.

"Ini adalah kesempatan bersejarah bagi tiga negara, dengan sekutu dan mitra yang berpikiran sama, untuk melindungi nilai-nilai bersama dan mempromosikan keamanan dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik," bunyi pernyataan bersama.

Aliansi Aukus ini lantas membuat Australia masuk jajaran negara di dunia yang mampu mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir.

Tentu itu cara yang mudah untuk melawan China yang memiliki 12 kapal selam bertenaga nuklir.

Di dunia ini, hanya 6 negara yang memiliki kapal selam bertenaga nuklir. Di antaranya:

1. Amerika Serikat (AS) dengan 68 kapal selam bertenaga nuklir,

2. Rusia dengan 29 kapal selam bertenaga nuklir,

3. China dengan 12 kapal selam bertenaga nuklir,

4. Inggris dengan 11 kapal selam bertenaga nuklir,

5. Prancis dengan 8 kapal selam bertenaga nuklir, dan

6. India dengan 1 kapal selam bertenaga nuklir.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved