Breaking News:

Liga Italia

Danilo Ungkap Masalah Sebenarnya Juventus Seusai Pertandingan Seri Lawan AC Milan di Liga Italia

Danilo Ungkap Masalah Sebenarnya Juventus Seusai Pertandingan Seri Lawan AC Milan di Liga Italia

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Google
Juventus Vs AC Milan 

BANGKAPOS.COM -- Milan berhasil membawa pulang satu poin dari Allianz Stadium, terbukti lebih lapar dari Juventus. Hasil imbang 1-1 menyudahi pertandingan itu.

Penonton Allianz Stadium menyaksikan Juventus tua yang baik selama 45 menit pertama pertandingan mereka melawan Milan. Tim yang mirip dengan tim yang memenangkan sembilan gelar domestik dalam sepuluh tahun terakhir.

Tidak spektakuler, tapi memang sangat pragmatis.

Alvaro Morata menyelesaikan serangan balik yang dieksekusi dengan baik dengan tembakan chip yang luar biasa, memberi Bianconeri keunggulan setelah hanya empat menit.

Baca juga: Sering Pakai Baju Olahraga, Gaun Putih Maria Vania Mencuri Perhatian Saat Berada di Bali

Baca juga: Tak hanya Rp5 Ribu, Uang Rp1000 Sampai Rp100 Ribu Juga Dijual Rp15 Juta Asal Nomor Seri Begini

Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini

Max Allegri tidak bisa berharap untuk awal yang lebih baik karena sejak saat itu, timnya bisa bermain seperti yang mereka inginkan, menunggu Milan di babak mereka sendiri, mencoba mencetak lebih banyak gol lewat serangan balik.

Namun, mereka tidak memiliki sentuhan akhir untuk mematikan permainan. Alvaro Morata dan Adrien Rabiot memiliki dua peluang bagus sebelum turun minum, tetapi mereka tidak klinis atau cukup cepat untuk menggandakan keunggulan Bianconeri.

Milan bahkan kehilangan Simon Kjaer karena cedera tetapi tidak kehilangan akal meski memiliki banyak bintang mereka di meja perawatan, termasuk Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud.

Permainan berubah di babak kedua, Milan tidak menciptakan banyak peluang, tapi Bianconeri tidak pernah terlihat berbahaya seperti di babak kedua.

Pemain pengganti juga membuat perbedaan, Allegri memasukkan Moise Kean, Federico Chiesa dan Dejan Kulusevski. Stefano Pioli menggantikan Alexis Saelemaekers dan Franck Kessié dengan Alessandro Florenzi dan Ismael Bennacer.

Ironisnya, Rossoneri menjadi lebih berbahaya dengan pergantian pemain bertahan, sementara Juventus terlihat terbelah dua di babak kedua.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved