Defisit Anggaran APBD 2021 Capai Rp91 M, Pangkalpinang Sebut Kejar Herd Immunity Agar Kembali Normal
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil mengaku akan lebih menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) lantaran defisit anggaran APBD 2021.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengaku akan lebih menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) lantaran defisit anggaran APBD 2021 berubah sebesar Rp91,8 miliar.
Dimana sebelumnya, defisit anggaran hanya sebesar Rp44,3 miliar.
Molen sapaan akrab Maulan Aklil mengaku saat ini semua daerah sedang mengalami hal yang sama, dimana keterbatasan anggaran sehingga butuh penanganan sikap sehingga
"Tinggal kita mensikapinya bagaimana suapaya anggaran kita ini tetap mendukung skala prioritas apa yang akan kita laksanakan untuk pembangunan di Kota Pangkalpinang ini. Saya rasa kita sudah berupaya untuk terus meningkatkan PAD kita semaksimal mungkun agar defisit anggaran ini bisa tertutupi," ungjap Molen kepada Bangkapos.com, Senin (20/9/2021).
Menurutnya, tahun 2022 nanti situasi keuangan akan sama seperti tahun 2021 bahkan lebih parah lagi.
"Mudah-mudahan kita bisa survive lagi, makanya ini saya ngejar herd immunity itu harus tercapai, agar kita bisa melaksanakan kegiatan seperti dulu lagi. Jadi seperti pajak hotel yang saat ini jatuh bisa kita kejar lagi nai," bebernya.
Molen berharap, masyarakat dapat mengikuti program percepatan vaksinasi yang sedang digalakan oleh pemerintah kota beberapa bukan terkahir agar kekebalan imunitas dapat segera terbentuk.
"Kalau herd immunity itu sudah terbentuk kita bisa kembali normal, kita bisa bangkit, ekonomi kita bangkit semuanya berjalan tanpa batasan saya yakin semuanya bisa tapi harus sehat dulu," tegasnya.
Baca juga: Tak hanya Rp5 Ribu, Uang Rp1000 Sampai Rp100 Ribu Juga Dijual Rp15 Juta Asal Nomor Seri Begini
Baca juga: Warung Mie Rebus Toping Daging Manusia Terungkap, yang Memakannya Akan Alami Penyakit Ini
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza menyebut, defisit anggaran akan sebisa mungkin terus ditekan.
"Kita secara makro pembangunan di Kota Pangkalpinang itu berjalan, tidak berhenti. Alhandulillah kita Pangkalpinang lebih baik dari daerah lain, melihat dari tumbuh ekonomi di Pangkalpinang mulai begerak dan merangkak," kata Hertza.
Selaras dengan Maulan Aklil, Hertza mengatakan agar tahun 2022 dan seterusnya agar Pangkalpinang bisa kembali normal lagi ada pada herd immunity.
"Bagaimana pada prilaku masyarakat kita sadar akan pentingnya vaksinasi untuk mengejar target herd immunity. Vaksinsekarang diberikan gratis untuk masyarakat, pemerintah mendaptkan itu tidak murah kenapa tidak kita manfaatkan dengan baik," tegasnya.
"Dengan hidup normal mulai setidaknya PAD kita bertambah, orang-orang mulai bekerja, semua lini begerak, jadi ekonomi kita juga bergerak maju," tambahnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210920_maulan-aklil-molen-walikota-pangkalpinang.jpg)