Breaking News:

Nelayan Hilang

Kapal Dihempas Gelombang, Salim Hilang Terlempar ke Laut  

Salim (43), Warga Paritpekir Sungailiat Kabupaten Bangka hilang di laut. Berdasarkan keterangan pemilik kapal, Talib, korban diduga tertidur di bagian

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Tim Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Satpol Airud Polres Bangka saat akan bertolak melakukan pencarian nelayan hilang Senin (20/9/2021). (Bangkapos.com/Deddy Marjaya) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Salim (43), Warga Paritpekir Sungailiat Kabupaten Bangka hilang di laut. Berdasarkan keterangan pemilik kapal, Talib, korban diduga tertidur di bagian belakang kapal saat ombak menghantam kapal sehingga terlempar ke laut.

"Kejadiannya tadi malam. Kapal baru berangkat untuk mencari ikan bertolak dari Pelabuhan Jelitik Minggu sore," kata Talib Senin (20/9/2021).

Kejadian tersebut bermula Minggu (19/9/2021) sore saat KM Andi Nurul yang dinahkodai oleh Andi Amir bersama 3 ABK berangkat dari Pelabuhan Jelitik Sungailiat. Rencananya kapal alan mencari ikan di Perairan Karang Andi. Namum saat dalam perjalanan kapal sekitar pukul 20.00 WIB atau 11 mil perjalanan kapal dihantam ombak besar. Salim yang berada di buritan kapal diduga sedang tertidur terlempar ke laut dan hilang.

Upaya rekan rekannya melakukan pencarian gagal.  Lokasi hilangnya Sallm di koordinat 01'.40.4.5.6 S-106'.14.6.6..E. Nahkoda kapal kemudian sekitar Pukul 23.00 WIB menginformasikan kepada Talib, si pemilik kapal. Kemudian mendatangi Pos Polairud Pelabuhan Jelitik melaporkan kejadian tersebut.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Basarnas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Satpolairud Polres Bangka dan Laskar Sekaban mulai bergerak melakukan pencarian di laut.

 "Ini kita melakukan persiapan menuju titik hilangnya nelayan bergabung dengan Tim dari Basarnas dan Laskar Sekaban melakukan pencarian semoga mendapatkan hasil," kata Bripka Heri, Kapten Kapal 2009 Direktorat Polairud.

Bripka Heri mengatakan pihaknya mengerahkan 2 unit kapal terdiri dari Kapal Patroli 2009 dan kapal speed melakukan pencarian bergabung dengan kapal milik Basarnas dan Laskar Sekaban.(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved