Breaking News:

bangka pos hari ini

Pesanan Paket Wisata Mulai Masuk

Geliat kepariwisataan di Desa Wisata Kreatif Terong mulai kembali ketika status level PPKM Belitung menurun

(Posbelitung/Adelina Nurmalitasari)
SEJUK – Suasana sejuk dan tenang di Aik Rusa' Berehun di Desa Wisata Kreatif Terong, Kecamatan Sijuk, Belitung, Sabtu (18/9). 

BANGKAPOS.COM - Geliat kepariwisataan di Desa Wisata Kreatif Terong mulai kembali ketika status level PPKM Belitung menurun. Pesanan paket wisata untuk Oktober ini pun mulai berdatangan dari wisatawan nusantara.

"Alhamdulillah sejak turun PPKM level 3 sudah mulai ada yang masuk. Yang paling dominan (wisatawan memesan) paket wisata kuliner makan bedulang. Paket agrowisata dan mangrove juga sudah mulai masuk," kata PIC Desa Wisata Kreatif Terong, Iswandi, Sabtu (18/9).

"Insya Allah Oktober akan mulai meningkat, seiring menurunnya kasus penyebaran Covid-19 di Belitung," imbuh Iswandi.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, desa wisata di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung ini memang tidak pernah tutup total. Pengelola hanya membatasi kegiatan yang bersifat mass tourism, serta lebih berfokus pada wisata yang aman dan nyaman bagi keluarga. Adaptasi penerapan protokol kesehatan menjadi langkah yang dilakukan agar tamu atau wisatawan bisa aman, nyaman, dan sehat.

Selama geliat kepariwisataan menurun akibat pandemi Covid-19 tak berpengaruh signifikan terhadap kehidupan warga sekitar.

Baca juga: Daftar Gaji PNS Terbaru Lengkap dengan Tunjangan Semua Golongan, Apakah Bakal Naik di 2022?

Lantaran, sejak awal konsep kepariwisataan di desa itu bukan mengubah profesi warga setempat, namun sebagai nilai tambah dari aktivitas keseharian, adat budaya, dan kearifan lokal mereka.

"Wisata ini menjadi bonus bagi aktivitas kearifan lokal dan seni budaya yang turun temurun sudah dilakukan oleh masyarakat. Misal masyarakat bertani, berkebun, nelayan, nah itu yang kami naikkan kapasitasnya agar mereka mengerti bagaimana kearifan lokal ini ketika dikemas sebagai produk wisata menjadi menjual," jelas Iswandi.

"Di masa pandemi ketika kunjungan wisatawan nol persen, masyarakat kembali ke aktivitas mereka, yang nelayan melaut, pemilik kebun tetap bercocok tanam, artinya perputaran ekonomi masih berjalan," kata Iswandi.

Desa wisata yang masuk dalam jajaran 100 besar anugerah desa wisata Indonesia (ADWI) ini memiliki beragam aktivitas yang dikemas dalam paket wisata edukasi, petualangan, hingga seni budaya.

Misalnya, ada paket belajar membuat masakan khas Belitung gangan yang dikombinasikan dengan paket makan bedulang.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved