Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PPKM Tetap Dilaksanakan di Babel, Satgas Covid-19 Sebut Provinsi Babel Masuk Level 3

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali bakal berakhir pada hari ini

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali bakal berakhir pada hari ini, Senin (20/9/2021).

Tetapi pemerintah pusat belum mengumumkan dan menurunkan Instruksi Kemendagri (Inmendagri) kembali, berkaitan perpanjang dan keterangan lainnya yang menyatakan daerah tersebut turun atau naik level dalam pengendalian Covid-19.

Diketahui mulai 7 September lalu, hingga 20 September 2021, pemberlakuaan PPKM di sejumlah daerah di Jawa-Bali dan luar Jawa dilakukan.

Pemerintah telah memberlakukan PPKM Level 4,3, dan 2 kali ke-9 perpanjangan sejak awal penanganan Pandemi Covid.

Hingga kemarin masih terjadi tambahan kasus positif Covid-19 di Bangka Belitung, namun jauh menurun beberapa pekan terakhir ini. 

Seperti Minggu (19/9/2021) kemarin, kasus di Babel bertambah 60 kasus per harinya, jauh menurun dibandingkan benerapa hari sebelumnya mencapai 161 kasus per hari, pada (14/9/2021) lalu.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, secara keseluruhan Provinsi Bangka Belitung masuk dalam Level 3.

"PPKM tetap ada dan menjadi pilihan dalam penanganan Covid-19 hanya yang membedakan adalah pelaksanaanya, apakah naik atau turun level," jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Senin (20/9/2021) 

Dia menambahkan, secara penilaian dari pemerintah pusat, Provinsi Bangka Belitung, masuk dalam level 3.

"Saat ini Babel sudah di level 3 dan kita tunggu pengumuman mungkin malam ini. Secara rinci menjelaskan, level-leval di sejumlah daerah di Babel," jelasnya.

Selain itu, Mikron menjelaskan berkaitan penerapan prokes dan capaian vaksinasi yang menjadi syarat penyelenggaraan event, di Bangka Belitung.

"Iya, saat ini juga kami mengeluarkan rekomendasi dengan syarat vaksin, minimal vaksi pertama. Ini agar dapat melaksanakan event harus sudah divaksin, berlaku mulai 15 September 2021," katanya.

Lebih jauh, Mikron menambahkan berkaitan dengan syarat tempat wisata yang disyaratakan pengunjungnyavaksin, Pemprov Babel belum mengelurakan aturan tersebut.

"Secara Provinsi Babel kita belum keluarkan aturan, Namun, sudah beberapa kabupaten dan kota yang menerapkan. Untuk penerapan kita mesti siapkan perangkat berupa barcode pedulilindungi, dalam waktu dekat kami akan mensurati kabupaten/kota agar tempat wisata dan tempat umum lainnya menyiapkan perangkat dahulu," tegasnya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved