Sabtu, 2 Mei 2026

PON Papua

Amanda Feodora Atlet Renang Putri Babel Pertama Lolos Berlaga di PON XX Papua

Atlet renang putri asal Kabupaten Bangka, Amanda Feodora (20),  merupakan atlet renang yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlaga di Pek

Tayang:
Penulis: edwardi |
istimewa
Amanda Feodora, atlet renang Babel yang akan berlaga di PON XX Papua 2021. (IST) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Atlet renang putri asal Kabupaten Bangka, Amanda Feodora (20),  merupakan atlet renang yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

Dalam cabang renang ini,  Bangka Belitung hanya menurunkan 1 atlet renang putri saja, yakni Amanda Feodora yang akan turun di nomor spesialisasinya, yakni Gaya Bebas 100 M, 200 M, 400 M dan Gaya Punggung 100 M, 200 M, 400 M.

Hal ini merupakan sejarah pertama kalinya atlet renang Babel bisa lolos berlaga di PON yang didapatkannya usai mendapatkan tiket PON dari hasil Porwil Sumatera 2019 tahun lalu. 

Pada saat itu Amanda Feodora meraih 2 medali perak dan  2 medali perunggu dengan catatan waktu terbaik.

Pelatih renang PRSI (Persatuan Renang Seluruh  Indonesia) Kabupaten, Arya Kastari mengatakan Amanda Feodora saat ini sedang mengikuti pemusatan  latihan  daerah (pelatda) atau training center (TC) di Kota Bandung Jawa Barat.

"Amanda akan berangkat ke PON  XX Papua tanggal 6 Oktober mendatang. Amanda bakal mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan merupakan sejarah bagi cabor renang Babel lolos PON dan ini langkah terbaik untuk cabor renang Babel 4 tahun ke depannya," kata Arya, Selasa (21/09/2021).

Diungkapkan Arya, Amanda mempunyai misi pribadi untuk memecahkan best time atau minimal mendekati catatan waktu terbaiknya.

"Ia sempat memecahkan best time-nya pada ajang Kejurnas di Jakarta dan Yogyakarta serta PORWIL Sumatera 2019 tahun lalu," ujar Arya.

Arya mengatakan Amanda Feodora merupakan atlet hasil pembinaan PRSI Kabupaten Bangka dan sudah dilatih untuk fokus memperbaiki catatan waktu sebelumnya. 

"Menjadi juara itu nomor kedua, yang utama pecahkan waktu terbaiknya atau best time. Kita fokus ke waktu kita dulu untuk medali akan menyusul. Karena untuk renang dia ada sistem 10 besar dan final, maka dengan itu medali akan mengikuti dengan sendirinya. Jadi fokus ke waktu dulu, pecahkan waktu terbaik kita di PON Papua nanti," ujar Arya.

Sedangkan untuk target,  pelatih renang PRSI Bangka ini belum bisa berbicara banyak, karena pada masa pandemi Covid-19 pada awal tahun kemarin seluruh kolam renang ditutup, karena atlet renang Bangka Belitung menjalani TC terpusat (Pelatda ) di Bandung Jawa Barat. 

"Jadi baru beberapa bulan ini Amanda latihan di air dan selama ini lebih fisik di darat atau dry land. Apa lagi selama TC tidak ada ikut kompetisi karena minimnya kompetisi akibat dampak Covid-19 dan PPKM di indonesia. Jadi harapan sementara target dapat memecahkan best time atau limit terbaik," jelas Arya.

Diungkapkannya untuk cabang renang awal dari meraih juara adalah fokus pada pecahkan best time, karena renang adalah olahraga terukur. Apalagi lawan terberat ialah atlet pelatnas, dimana rekornas sudah dipecahkan di berbagai kompetisi, SEA Game, Olimpiade. 

"Tapi apanya yang tidak mungkin, karena keberuntungan semata-mata ada dibalik tangan Yang Maha Kuasa yang terpenting untuk atlet adalah tetap menjadi yang terbaik, fokus best time, mental dan fair play," katanya. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved