Breaking News:

Berita Kriminal

Brutal, Tebas Polisi Pakai Parang, Begini Aksi Wiwin Ketika Rekonstruksi

Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Selatan (Basel), menggelar rekonstruksi tindakan pidana penganiayaan yang dilakukan oleh Wiwin Haryanto (35) War

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wiwin Haryanto pelaku penganiayaan merekonstruksi tindakan pidana penganiayaan yang dilakukan olehnya di Halaman Belakang Polres Bangka Selatan, Selasa (21/9/2021). (Bangkapos.com/Yuranda) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Selatan (Basel), menggelar rekonstruksi tindakan pidana penganiayaan yang dilakukan oleh Wiwin Haryanto (35) Warga Jalan Damai, Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Sebanyak 10 adegan diperagakan Tersangka Wiwin. Ia diketahui telah menganiaya Briptu Yasef Iskandar (26) anggota Polres Bangka Selatan, menggunakan sebilah parang.

Dalam reka ulang yang dilakukan di Halaman Belakang Polres Bangka Selatan, Selasa (21/9/2021), Wiwin melakukan penganiayaan terhadap Yasef secara brutal dan menebaskan korban secara bertubi-tubi.

Waktu kejadian penganiayaan, terdapat dua orang saksi yang menyaksikannya, sehingga keduanya dipanggil untuk memperagakan hal tersebut.

Beruntung dalam kejadian itu tidak memakan korban jiwa, hanya saja Yasef mengalami luka robek di bagian pipi, kepala, tangan kanan, dengan puluhan jaitan.

"Kami telah melakukan rekonstruksi atau peraga ulang, dalam perkara penganiayaan. Wiwin disangkah melanggar Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara," kata KBO Reskrim Polres Bangka Selatan Ipda Eko Susilo didampingi Kanit Pidum Polres Bangka Selatan Bripka Yaspri, Selasa (21/9/2021)

Katanya, sebanyak 10 adegan reka ulang yang dilakukan Wiwin Haryanto, semuanya sama dengan kejadian asli.

Katanya motivasi yang dilakukan pelaku diduga atas ketersinggungan lantaran korban Yasef kerap menegurnya, karena melakukan hal yang tidak benar.

"Rekonstruksi itu dilakukan guna pelengkap berkas, dan memenuhi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum Bangka Selatan," katanya

Sebelumnya, kasus penganiyaan ini terjadi di Jalan Damai Gang Cempaka, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, Kamis (5/8/2021)

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved