Breaking News:

bangka pos hari ini

Defisit APBD 2021 Capai Rp91,8 M, Wali Kota Pangkalpinang Kejar Herd Immunity

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil akan lebih menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) lantaran defisit APBD 2021 menjadi hingga Rp91,8 miliar.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). 

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil memastikan akan lebih menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) lantaran defisit APBD 2021 menjadi hingga Rp91,8 miliar. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya, yang mencapai Rp44,3 miliar.

Molen, sapaan akrabnya, mengakui saat ini semua daerah sedang mengalami hal yang sama. Di mana keterbatasan anggaran sehingga butuh penanganan sikap.

"Tinggal kita menyikapinya bagaimana suapaya anggaran kita ini tetap mendukung skala prioritas apa yang akan kita laksanakan untuk pembangunan di Kota Pangkalpinang ini. Saya rasa kita sudah berupaya untuk terus meningkatkan PAD kita semaksimal mungkun agar defisit anggaran ini bisa tertutupi," kata Molen, Senin (20/9/2021).

Baca juga: BERLAKU Mulai Hari Ini Hingga 4 Oktober, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 4, 3 dan 2 Jawa dan Bali

Ia memprediksi di tahun 2022, situasi keuangan akan sama seperti tahun ini, bahkan bisa lebih parah lagi.

"Mudah-mudahan kita bisa survive lagi, makanya ini saya ngejar herd immunity itu harus tercapai, agar kita bisa melaksanakan kegiatan seperti dulu lagi. Jadi seperti pajak hotel yang saat ini jatuh bisa kita kejar lagi nanti," ujarnya.

Molen berharap, masyarakat dapat mengikuti program percepatan vaksinasi yang sedang digalakan oleh pemerintah kota beberapa bulan terkahir. Hal ini menurutnya, agar kekebalan imunitas dapat segera terbentuk.

"Kalau herd immunity itu sudah terbentuk kita bisa kembali normal, kita bisa bangkit, ekonomi kita bangkit semuanya berjalan tanpa batasan saya yakin semuanya bisa tapi harus sehat dulu," tegasnya.

Baca juga: Dua Jam Pencarian ABK KMP Musi 1, Tim Gabungan Cari Hingga Perairan Tanjung Ular

Ketua DPRD Pangkalpinang, Abang Hertza mengakui defisit anggaran sebisa mungkin akan terus ditekan. "Kita secara makro pembangunan di Kota Pangkalpinang itu berjalan, tidak berhenti.

Alhamdulillah kita Pangkalpinang lebih baik dari daerah lain, melihat dari tumbuh ekonomi di Pangkalpinang mulai begerak dan merangkak," kata Hertza.

Ia pun berharap di tahun 2022 dan seterusnya Pangkalpinang bisa kembali normal lagi setelah adanya herd immunity.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved