Breaking News:

Sekoci KMP Musi 1 Terbalik

Dua Jam Pencarian ABK KMP Musi 1, Tim Gabungan Cari Hingga Perairan Tanjung Ular

Belum ada tanda-tanda penemuan satu ABK KMP Musi 1 yang hilang di perairan Tanjung Kalian, tim gabungan kini memperluas pencarian

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Tim gabungan melanjutkan proses pencarian satu ABK KMP Musi 1 di perairan Tanjung Kalian Muntok, Selasa (21/09/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Belum ada tanda-tanda penemuan satu ABK KMP Musi 1 yang hilang di perairan Tanjung Kalian, tim gabungan kini memperluas pencarian hingga ke perairan Tanjung Ular Muntok. 

"Ini masih terus dilakukan pencarian untuk area pencarian ini dari 2 mil, tapi sekarang terus dilakukan hingga ke perairan Tanjung Ular berjarak sekitar 10 mil," ujar Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya, Selasa (21/09/2021). 

Untuk proses pencarian menggunakan dua kapal patroli yang dibagi dua, untuk di perairan Tanjung Kalian dan perairan Tanjung Ular

Sedangkan satu unit perahu karet juga dikerahkan, guna melakukan pencarian korban yakni masinis 1 Jatmiko. 

Baca juga: Jatmiko Terlepas dari Pegangan dan Hilang Ditelan Ombak Perairan Tanjung Kalian, Timgab Dikerahkan

Sementara itu sebelumnya kejadian bermula pada sekira pukul 18.30 WIB, mereka berniat kembali ke Kapal KMP Musi 1 yang lego jangkar di depan Pelabuhan Kapal Cepat Express Bahari.

Namun nahas setengah perjalanan saat air laut sedang pasang, sekoci yang mereka tumpangi diterjang gelombang tinggi hingga terbalik dan tenggelam.

"Mereka melakukan penyelamatan diri dengan membentuk lingkaran, terombang-ambing kurang lebih satu jam dan mengalami kelelahan.  Beruntung adanya kapal nelayan yang lewat, dengan niatan berteduh dari gelombang dan segera melakukan pertolongan," jelasnya. 

Namun nahas saat dilakukan upaya pertolongan oleh nelayan, masinis 1 yakni Jatmiko terlepas dari rombongan ABK kapal sehingga dinyatakan hilang. 

"Mereka ini ada setengah sampai satu j lah berada di air terombang-ambing, mungkin karena kelelahan jadinya terlepas karena mereka sempat berpengangan. Satu persatu mereka berhasil ditolong, namun Masinis 1, Jatmiko tidak terlihat lagi," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved