Breaking News:

Soroti Keluhan Sulit Dapat BBM di Belitung, Anggota DPRD Babel Minta Optimalkan Pengawasan

Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel) daerah pilih (dapil) Belitung, Eka Budiartha menyoroti keluhan masyarakat terkait kesulitan BBM.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) daerah pilih (dapil) Belitung, Eka Budiartha. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) daerah pilih (dapil) Belitung, Eka Budiartha menyoroti keluhan masyarakat terkait kesulitan bahan bakar minyak (BBM).

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini menilai Belitung sudah darurat BBM, hal ini maraknya aktivitas penambangan Timah Inkonvensional (T).

"Setiap pagi itu, banyak yang mengantri dari pagi baik roda dua atau pun empat. Sudah menjadi pekerjaan baru. Ini kita tidak tahu sampai kapan. Jadi kalau dikatakan di Belitung itu darurat BBM. Karena BBM bagi masyarakat untuk transportasi itu sulit kebagian," kata Eka, Selasa (21/9/2021).

Dia menilai walaupun ada penambahan kuota suplai BBM ke Belitung, bila tak disertai dengan pengawasan ketat akan tetap menjadi sia-sia.

Pasalnya, harga timah ini dapat membuat peluang orang beramai-ramai membuka TI.

"Saya tidak bisa memastikan BBM bnyak untuk penambang. Namun melihat di tempat pengecer juga tak ada ya kemana larinya? Karena TI rajuk di Belitung itu sudah seperti mewabah sekarang ini.

Ya itu tadi, kuncinya ada pengawasan optimal dan konprehensif dengan melibatkan semua pihak, mulai pemerintahnnya lewat Satpol PP sampai TNI atau Polri. Yang menginisiasinya gubernur," jelasnya.

Dia juga menyarankan penerapan bisa dengan menerapkan aturan seperti di Bangka Barat lewat aturan bupatinya mengatur pembagian waktu BBM bagi penambang dan pengendara.

"Tapi tetap diperlukan kerjasama dari semua pihak. Kalau pulau Belitung, saya rasa gubernur lah yang harus turun tangan dengan menginisiasi penanganan masalah BBM ini, dengan menggandeng Polda atau Korem. Undang juga bupatinya dan DPRD," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved