Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

150 Pelajar SMPN 1 Koba Divaksin Covid-19, Hana: Upayakan Vaksinasi Bagi Semua Pelajar  

Pihak SMP Negeri 1 Koba, Kabulaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar Vaksinasi Covid-19 kepada 150 murid kelas tujuh di Gedung SMPN 1 Koba, Rabu (22/9/

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 kepada pelajar  SMP N 1 Koba, kelas 7 di Gedung SMPN 1 Koba, Rabu (22/9/2021). (Bangkapos.com/Sela Agustika) 

BANGKAPO.COM,BANGKA -- Pihak SMP Negeri 1 Koba, Kabulaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar Vaksinasi Covid-19 kepada 150 murid kelas tujuh di Gedung SMPN 1 Koba, Rabu (22/9/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 kepada pelajar ini, SMP N 1 Koba bekerja sama langsung dengan Polres Bangka Tengah.

"Hari ini pertama kali kita melaksanakan vaksinasi covid-19 di sekolah, di mana target kita ada 150 siswa/siswi dengan sasaran siswa/siswi kelas tujuh," ungkap Kepala Sekolah SMP N 1 Koba kepada Bangkapos.com, Rabu (22/9/2021).

Kata Hana, dalam pelaksanaan vaksinasi ini total sebanyak 746 siswa/siswi disekolahnya yang harus divaksinasi Covid-19.

"Awalnya kita mengajukan 250 kuota vaksin, namun ternyata vaksin hanya tersedia 150 kuota, sedangkan total yang harus divaksin ada 746, namun ada juga beberapa murid yang sudah divaksin di luar, tetapi jumlahnya tidak banyak,"  ujar Hana.

Hana mengungkapkan, beberapa waktu lalu pelaksananaan pembelajaran tatap muka di SMP N 1 Koba sempat dihentikan selama sepekan, karena ada ada beberap murid yang terpapar Covid-19.

"Kami masih terus koordinasi untuk pemberian vaksin ini, dan  kita upayakan harus sesegera mungkin," ucap Hana.

Ia berharap dengan upaya vaksinasi covid-19 bagi pajar ini pelaksanaan tatap muka dapat normal kembali. "Untuk guru kita semua sudh divaksin, hanya ada beberapa yang belum divaksin karena memang sakit dan tidak bisa, semoga denga  adanya vaksinasi untuk pelajar ini kegiatan belajar tatap muka jadi normal lagi," katanya.

Sebelum divaksin Hana menuturkan, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap murid, mengenai izin orang tua bersedia atau tidak anaknya divaksin.

Tika, satu di antara siswa kelas VII yang telah melakukan vaksinasi mengatakan, tidak merasakan dampak apa-apa usai divaksin. "Kalo divaksinnya tidak takut, dan untuk gejala juga tidak ada efek apapun," ujar Tika

Ia berharap dengan dilakanakan vaksinasi ini kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal.

"Semoga vaksinasi ini bisa mencegah dari virus corona dan kita bisa kembali belajar dan  beraktivitas normal," katanya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved