Breaking News:

Sekoci KMP Musi 1 Terbalik

Hari Kedua Pencarian ABK Jatmiko, Tim Gabungan Tambah Kapal Pencarian di Perairan Tanjung Kalian

Dalam pencarian di hari kedua ini, tim gabungan melanjutkan pencarian dengan ditambah satu unit kapal dari Patkamla AL untuk memudahkan pencarian. 

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Tim gabungan melanjutkan proses pencarian satu ABK KMP Musi 1 di perairan Tanjung Kalian Muntok, Rabu (22/09/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim gabungan yang terdiri dari Sat Polair Polres Bangka Barat, TNI AL, Basarnas kembali melanjutkan pencarian terhadap Jatmiko (32) yang hilang akibat sekoci KMP Musi 1 tenggelam pada Senin (20/09/2021) lalu. 

Dalam pencarian di hari kedua ini, tim gabungan melanjutkan pencarian dengan ditambah satu unit kapal dari Patkamla AL untuk memudahkan pencarian. 

"Kita melanjutkan pencarian di hari kedua, dan ada kapal tambahan untuk membantu mencari korban," ujar Danpos AL Muntok, Kapten Yuli Prabowo, Rabu (22/09/2021). 

Baca juga: Irfan Hakim Dipercaya Simpan Rahasia Besar Lesti Kejora soal Kehamilan dan Nikah Siri

Sebelumnya pencarian sudah dilakukan mulai Selasa (21/09/2021) lalu, namun dalam pencarian tersebut tim gabungan hanya mendapatkan barang-barang kelima ABK seperti sendal dan minuman gelas. 

Sedangkan untuk korban Jatmiko hingga kini masih belum ditemukan, namun untuk pencarian akan terus dilakukan selama tujuh hari dari hilangnya Jatmiko di perairan Tanjung Kalian Muntok. 

Baca juga: Jatmiko Terlepas dari Pegangan dan Hilang Ditelan Ombak Perairan Tanjung Kalian, Timgab Dikerahkan

Baca juga: Nasib Purwo Wijatmiko Masih Misteri, Begini Kesaksian Keluarga  

Lebih lanjut untuk kejadian bermula Senin (20/09/2021) sekitar pukul 18.30, saat kelima ABK berniat kembali ke Kapal KMP Musi 1 yang lego jangkar di depan Pelabuhan Kapal Cepat Express Bahari.

Namun nahas setengah perjalanan saat air laut sedang pasang, sekoci yang mereka tumpangi diterjang gelombang tinggi hingga terbalik dan tenggelam.

"Mereka melakukan penyelamatan diri dengan membentuk lingkaran, terombang-ambing kurang lebih satu jam dan mengalami kelelahan. Beruntung adanya kapal nelayan yang lewat, dengan niatan berteduh dari gelombang dan segera melakukan pertolongan," jelas Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya. 

Nahas saat dilakukan upaya pertolongan oleh nelayan, masinis 1 yakni Jatmiko terlepas dari rombongan ABK kapal sehingga dinyatakan hilang. 

"Mereka ini ada setengah sampai satu j lah berada di air terombang-ambing, mungkin karena kelelahan jadinya terlepas karena mereka sempat berpengangan. Satu persatu mereka berhasil ditolong, namun Masinis 1, Jatmiko tidak terlihat lagi," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved