Breaking News:

Advertorial

Literasi Digital di Bangka Tengah Ajak Peserta Pahami Fitur Keamanan Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika kembali menggelar literasi digital di Bangka Tengah.

Editor: nurhayati
Ist
Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika kembali menggelar literasi digital di Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (26/8) lalu. 

BANGKAPOS.COM -- Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika kembali menggelar literasi digital di Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (26/8) lalu.

Kementerian Kominfo memiliki target hingga tahun 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital dengan secara spesifik untuk tahun 2021.

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi di bidang digital.

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M.

WIDYA RASTIKA, S.E., M.SI (Managing Director Lowell and Riley Strategic Communication Consulting), pada pilar KECAKAPAN DIGITAL.

Widya memaparkan tema “INFORMASI DIGITAL, IDENTITAS DIGITAL, DAN JEJAK DIGITAL DALAM MEDIA SOSIAL”.

Dalam pemaparannya, Widya menjelaskan informasi, identitas, dan jejak digital saat ini sudah mudah ditemukan pada media sosial serta unggahan seseorang. 

"Media sosial paling populer dalam setahun ini ialah youtube, whatsapp, dan instagram. Sifat pesan di media sosial diantaranya, massal, mudah diabadikan, dan selamanya. Tips bermain media sosial dengan baik pada informasi, posting konten informatif serta bermanfaat, utamakan fakta, hindari hoax, SARA, dan pornografi. Pada identitas, ciptakan personal branding atau citra diri yang baik dan tunjukan potensi diri. Serta, pada jejak digital, tinggalkan jejak digital yang positif berupa unggahan dan komentar yang baik," jelas Widya.

Dilanjutkan dengan pilar KEAMANAN DIGITAL, oleh DR. VIRIENIA PUSPITA (Deputy Director of Marketing and Comunnication Radio BFM 104,6 FM). Virienia mengangkat tema “YUK PAHAMI FITUR KEAMANAN DIGITAL DI BERBAGAI APLIKASI MEDIA SOSIAL”.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved