Breaking News:

Berita Bangka Barat

Menjadi Mentor Lima Peserta Latsar, Helena Ingin Ada Peningkatan Aktualisasi  

Tim monitoring dan evaluasi penyelenggaraan Latsar CPNS Golongan II dan III Badan Diklat Kejaksaan RI, mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari
istimewa
Kunjungan tim monitoring dan evaluasi ke kantor Kejari Bangka Barat. (Ist/Kejari Bangka Barat) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim monitoring dan evaluasi penyelenggaraan Latsar CPNS Golongan II dan III Badan Diklat Kejaksaan RI, mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat(Babar)  dalam rangka monitoring dan evaluasi kepada para peserta yang baru  menyelesaikan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III di Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

Tim monitoring dan evaluasi yang dipimpin oleh Samsuri, selaku coach bagi para peserta latsar, serta Badan Diklat Kejaksaan RI Widyaswara.

"Seluruh peserta latsar sebanyak lima orang yang bertugas di satuan kerja Kejari Bangka Barat saat ini, telah mengimplementasikan aktualisasi dengan sebaik-baiknya. Sehingga dapat sangat membantu, dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing peserta latsar," ujar Widyaswara, Rabu (22/09/2021) 

Selain itu tim monitoring dan evaluasi mengapresiasi Kepala Kejari Bangka Barat, Helena Octavianne yang bertindak langsung sebagai mentor bagi lima orang peserta latsar tersebut.

"Dengan petunjuk dan arahan dari mentor yang juga selaku Kepala Satuan Kerja dapat menjadi pedoman dalam membuat aktualisasi, sehingga sangat bermanfaat dalam menunjang kinerja dalam melaksanakan tugas sehari-hari," jelasnya. 

Sementara itu Helena Octavianne mengatakan para peserta yang telah mengikuti latsar tersebut sangat penting, agar dapat dijadikan sebagai masukan dan pembelajaran terkait hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dan ditingkatkan.

"Kepada para peserta latsar agar dapat secara konsisten mengimplementasikan aktualisasi tersebut, sehingga dapat mempermudah dalam pelaksanaan tugas. Terutama dalam hal pelayanan publik sehingga dapat menjadi aspek penunjang, bagi Kejari Bangka Barat agar dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," kata Helena. (Bangkapos.com/Rilis/Rizki Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved