Breaking News:

Sekoci KMP Musi 1 Terbalik

Pencarian Jatmiko Awak KMP Musi 1 Difokuskan Sekitar Penemuan Barang ABK

Hari ini tim SAR Gabungan akan melakukan broadcast terhadap kapal yang melintas dan kordinasi, dengan para nelayan setempat agar korban

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
bangkapos.com
Tim gabungan melanjutkan proses pencarian satu ABK KMP Musi 1 di Perairan Tanjungkalian Muntok, Selasa (21/09/2021). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Pangkalpinang Fazzli mengatakan, pencarian korban tenggelam sekoci KMP Musi 1 akan difokuskan di sekitar penemuan barang ABK di perairan Tanjung Kalian Muntok. 

"Untuk pencarian hari ini kita fokuskan pencarian, di sekitar lokasi ditemukannya barang-barang milik korban. Serta akan menyebar mengikuti arus laut, dan arah angin," ujar Fazli, Rabu (22/09/2021). 

Tak hanya itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kapal sekitar guna mempermudah pencarian korban.

"Hari ini tim SAR Gabungan akan melakukan broadcast terhadap kapal yang melintas dan kordinasi, dengan para nelayan setempat agar korban segera dapat ditemukan," tuturnya. 

Baca juga: Pencarian Satu ABK KMP Musi 1 Tenggelam, Tim Gabungan Temukan Barang Lima ABK

Baca juga: ABK KMP 1 Hilang di Laut, Begini Kesaksian Rekan Korban  

Sebelumnya diketahui pada Selasa (21/09/2021) lalu tim gabungan, berhasil menemukan sejumlah barang yang diketahui milik kelima ABK seperti dua buah sendal dan lima gelas bekas minuman plastik. 

"Tim SAR gabungan berhasil menemukan barang-barang milik korban Jatmiko berupa sandal jepit dan logistik yang mengapung, tidak jauh dari lokasi kejadian pada titik koordinat 2° 5'19.39"S 105° 7'50.32"E," katanya. 

Sementara itu Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Pangkalpinang sebelumya mendapatkan informasi, ABK terjatuh di Perairan Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok dengan koordinat 02°5’16.13"S 105°7’56.01"E.

"Sekoci KM Musi I terbalik dan mengakibatkan lima orang ABK tenggelam Rifki, Faki, Sumardi, Yogi dan Jatmiko pada koordinat 02°5’16.13"S 105°7’56.01"E, empat orang ABK KMP jembatan Musi I berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan, sedangkan satu orang korban Jatmiko belum ditemukan," ungkapnya. 

Lebih lanjut untuk kejadian bermula Senin (20/09/2021) sekitar pukul 18.30, saat kelima ABK berniat kembali ke Kapal KMP Musi 1 yang lego jangkar di depan Pelabuhan Kapal Cepat Express Bahari.

Namun nahas setengah perjalanan saat air laut sedang pasang, sekoci yang mereka tumpangi diterjang gelombang tinggi hingga terbalik dan tenggelam.

"Mereka melakukan penyelamatan diri dengan membentuk lingkaran, terombang-ambing kurang lebih satu jam dan mengalami kelelahan. Beruntung adanya kapal nelayan yang lewat, dengan niatan berteduh dari gelombang dan segera melakukan pertolongan," jelas Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya. 

Namun nahas saat dilakukan upaya pertolongan oleh nelayan, masinis 1 yakni Jatmiko terlepas dari rombongan ABK kapal sehingga dinyatakan hilang. 

"Mereka ini ada setengah sampai satu j lah berada di air terombang-ambing, mungkin karena kelelahan jadinya terlepas karena mereka sempat berpengangan. Satu persatu mereka berhasil ditolong, namun Masinis 1, Jatmiko tidak terlihat lagi," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved