Breaking News:

bangka pos hari ini

Polisi Bekuk 4 Bandar Narkoba, Dua Tersangka Berstatus Narapidana Lapas

Tim Kalong Satres Narkoba Polres Pangkalpinang berhasil membekuk empat bandar dan pengedar narkotika jenis sabu dan ganja dalam sepekan terakhir.

Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kapolres Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono (Tengah) didampingi Kasat Narkoba Iptu Astrian Tomi (Kiri) dan Kasi Humas Polres Pangkalpinang, AKP Agus Widodo (Kanan) dia saat menggelar konferensi pers di halaman Polres Pangkalpinang, Selasa (21/9/2021). 

BANGKAPOS.COM - Tim Kalong Satres Narkoba Polres Pangkalpinang berhasil membekuk empat bandar dan pengedar narkotika jenis sabu dan ganja dalam sepekan terakhir.

Bahkan, dua dari empat tersangka ini merupakan narapidana yang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pangkalpinang di Tuatunu.

Keempat tersangka ini diamankan di dua lokasi dan waktu yang berbeda. Dari keempatnya berhasil diamankan barang bukti berupa sabu seberat 31,47 gram dan ganja seberat 0,48 gram.

Penangkapan pertama dilakukan pada ND (23), dan AT (38) yang keduanya merupakan narapidana, serta SN (21) warga Kelurahan Pemali, Kabupaten Bangka yang merupakan satu jaringan.

Kemudian penangkapan kedua dilakukan pada MD (18) warga Kelurahan Gabek Dua, Pangkalpinang.

Baca juga: Napi di Lapas Tua Tunu Minta Warga Jual Narkoba, Polisi Ringkus 4 Bandar hingga Pengedar

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Dwi Budi Murtiono mengatakan peredaran Narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas ini berhasil dibongkar setelah kepolisian bekerja sama dengan Kepala Lapas Kelas II A Pangkalpinang, Badarudin guna mendalami informasi usai pelaku SN diamankan.

SN sendiri diamankan polisi saat hendak bertransaksi sabu di sekitar Jalan Stadion Depati Amir, Kelurahan Gabek Satu, Senin (20/9) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari hasil penggeledahan petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat 5,45 gram, satu buah plastik strip bening kosong ukuran besar, satu bungkus rokok surya, satu unit handphone warna biru, satu unit sepeda motor warna hitam dengan nomor polisi BN 3102 TH serta satu buah masker warna biru. Setelah berhasil ditangkap dan diinterogasi SN mengaku mendapatkan barang tersebut sabu dari AT yang merupakan seorang Napi yang sedang menjalani masa hukuman 6 tahun 3 bulan sejak tahun 2016.

"ND sendiri adalah pemilik barang, dia kemudian meminta tolong kepada AT untuk mencarikan orang yang bisa menjual barangnya. Jadi bisa dibilang AT adalah penghubung," kata Dwi Budi, saat menggelar konferensi pers di Halaman Polres Pangkalpinang, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Tim SAR Gabungan Dihadang Ombak Besar, Pencarian Salim Terhambat Lagi  

Ia menjelaskan, peredaran Narkoba yang dikendalikan Napi ini dikontrol menggunakan sambungan telepon.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved