Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Banyak Tempat Isoter di Bangka Belitung Tanpa Penghuni, 1.236 Orang Jalani Isolasi di Rumah

Tempat isolasi terpadu yang disiapkan untuk masyarakat menjalani isolasi Covid-19 di Bangka Belitung saat ini banyak kosong alias tidak ada penghuni.

Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Riki Pratama
Gedung Asrama Haji yang dijadikan tempat isolasi terpadu oleh Pemprov Bangka Belitung. Foto diambil pada Rabu (4/8/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tempat isolasi terpadu yang disiapkan untuk masyarakat menjalani isolasi Covid-19 di Bangka Belitung saat ini banyak kosong alias tidak ada penghuni.

Merujuk data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung pada Rabu 22 September 2021, dari total 1.387 tempat tidur yang disediakan di sejumlah tempat isolasi, hanya terpakai 155 tempat tidur.

Sisanya 1.232 tempat tidur tidak terpakai karena tidak ada pasien atau orang yang menjalani isolasi.

Sementara pasisn yang menjalasi perawatan di isolasi terpusat sebanyak 54 orang di isoter shelter desa/kecamatan, dan 101 orang di isoter provinsi/kabupaten/kota.

Di luar isoter, ada pasien swaisolasi atau karantina mandiri sebanyak 1.236 orang, pasien dirawat di rumah sakit darurat sebnyak 314 orang, dan pasien di RS rujukan tercatat 173 orang.

Baca juga: Kejar Target 80 Persen, Vaksinasi Massal di Bangka Belitung Menyasar Door to Door Hingga Komunitas

Baca juga: PTM di Sekolah, Semua Pihak Diingatkan Tetap Disiplin Patuhi Aturan Pemerintah

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno mengatakan keberadaan dan penyediaan fasilitas isoter (isolasi terpusat/terpadu) saat ini menjadi urgen dan kebutuhan mendesak.

"Ini sebagai bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama sebagai upaya untuk memastikan kasus Covid-19 bisa dikendalikan dan ditekan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Andi Budi kepada Bangkapos.com, Rabu (22/9/2021).

Untuk itu, diminta kepada Satgas Daerah di Kabupaten/Kota agar selain menyediakan fasilitas isoter, juga mengisolasi warganya yang terpapar Covid-19 di isoter yang sudah disediakan.

Andi Budi mengatakan, dari sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kota Pangkalpinang tercatat belum memiliki fasilitas isoter yang memadai dan mencukupi untuk melayani warganya yang terpapar Covid-19.

"Hni mengakibatkan banyak pasien Covid-19 yang menjalani swaisolasi atau karantina mandiri, sehingga tidak atau kurang memperoleh pelayanan kesehatan yang maksimal dan optimal," kata Andi Budi.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved