Breaking News:

Advertorial

Indomaret dan Piatos Kerjasama dengan Disperindag Gelar Pelatihan UMKM di Bateng

Indomaret menggelar pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangka Tengah yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kab. Bateng (22/9).

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
Ist
Bupati Bangka Tengah Algafry Beri Sambutan pada Pelatihan UMKM 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Indomaret menggelar pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangka Tengah yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/9).

Untuk suksesnya ke­giatan ini, Indomaret turut bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Bangka Tengah, dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.

Kegiatan pelatihan yang dilakukan ini diperuntukan bagi pelaku UMKM di Bangka Tengah untuk tetap semangat dan meningkatkan usahanya.

“Pelatihan UMKM ini sudah digelar beberapa daerah kami lakukan (Indomaret) bekerja sama de­ngan Pemerintah Daerah. Kerja sama antar pemda ini sudah dilakukan di 80 Kabupaten yang produk UMKM ini sudah kita masukkan ke gerai Indomaret,” ungkap Deputi Brach Manager Indomaret, Firman, Rabu (22/9).

Penyerahan Cendramata Pihak Indomaret kepada Pemkab Bangka Tengah (23/09).
Penyerahan Cendramata Pihak Indomaret kepada Pemkab Bangka Tengah (23/09). (Bangka Pos/ Sela Agustika)

Ia mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Dia berharap, melalui kegiatan pelatihan ini para pelaku UMKM bisa menyerap ilmu yang telah diberikan, serta mengemas produk dengan baik. Tentunya produk-produk yang akan masuk ke gerai nantinya diseleksi terlebih dahulu, dan kami siap membantu untuk memasarkan produk UMKM ini,” ujar Firman.

Ia juga berharap agar setelah kegiatan pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat memperkaya dan menambah wawasan dalam meningkatkan industri atau usahanya sehingga membantu peningkatan perekonomian daerah.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menilai UMKM menjadi pilar utama pendorong perekonomian secara nasional dan regional, serta penyerap tenaga kerja tertinggi pada tahun 2020 lalu. “Saat ini jumlah UMKM kita ada 22.000 yang berasal dari 17 sektor usaha. UMKM adalah sektor unggulan yang harus dikembangkan sebagai pendorong ekonomi di Bangka Tengah,” ungkap Algafry.

Kata Algafry dengan adanya pelatihan yang digelar ini, produk UMKM Bangka Tengah bisa dipasarkan langsung di Indomaret dan sekaligus bisa memotivasi pelaku UMKM untuk lebih semangat.

Indomaret bersama Pemkab Bateng saat menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM Bangka Tengah yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/9).
Indomaret bersama Pemkab Bateng saat menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM Bangka Tengah yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/9). (Bangka Pos/ Sela Agustika)

“Kami mengapresiasi kehadiran Indomaret yang telah melakukan pelatihan ini. Saya ingin tegaskan, kami sudah menyiapkan 10 produk untuk dilatih, baik kemasan dan lainnya. Untuk itu saya minta gerai-gerai di Bangka Tengah ini minimal bisa memasukkan produk UMKM kami, walaupun tidak semuanya tetapi harus ada, dan mereka bisa pilih 10 produk yang kita siapkan ini,” kata Algafry.

Ia berharap kehadiran retail modern Indomaret ini berdampak positif terhadap produk UMKM. “Kita ingin melalui kegiatan ini memotivasi para UMKM kita untuk lebih semangat mendesain produknya dan juga Indomarer ini bersedia menyerap produk UMKM kita,” katanya. (adv/t3)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved