Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Jubir Covid-19 di Babel Ungkap Indikator Utama dan Kapasitas Respon Penanganan Pandemi di Babel

Jubir Covid-19 di Babel Ungkap Indikator Utama dan Kapasitas Respon Penanganan Pandemi di Babel

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
(Bangkapos/Ramandha)
Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Andi Budi Prayitno 

BANGKAPOS.COM -- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini berada di Level 3. Kasus terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 93,06 orang/100.000 penduduk/minggu.

Untuk PPKM Level 2 maksimal sebanyak 20-50 orang/100.000 penduduk/minggu. Di mana untuk terendah (Level 2) yakni Kabupaten Bangka Selatan dengan 38,61 orang/100.000 penduduk/minggu, dan tertinggi (Level 3) yakni Kabupaten Belitung Timur dengan 139,86 orang/100.000 penduduk/minggu.

Juru Bicara Tim Komunikasi Publik, Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Bangka Belitung,  Andi Budi Prayitno mengatakan Lemahnya kapasitas tracing dan testing serta rendahnya penerapan Protokol Kesehatan di masyarakat menjadi indikator utama transmisi komunitas di Kabupaten Belitung Timur.

Kondisi eksisting rawat inap Rumah Sakit (RS) berjumlah 19,14 orang/100.000 penduduk/minggu. Untuk PPKM Level 2 maksimal sebanyak 5-10 orang/100.000 penduduk/minggu. Dimana untuk terendah (Level 2) yakni Kabupaten Bangka Selatan 5,38 orang/100.000 penduduk/minggu, dan tertinggi (Level 4) yakni Kabupaten Bangka 33,63 orang/100.000 penduduk/minggu.

"Meski tingkat hunian pasien Covid-19 di sejumlah kabupaten/kota mengalami penurunan, namun tingkat kematian mengalami peningkatan. Banyaknya orang terkonfirmasi Covid-19 yang melakukan swaisolasi/isoman sehingga mengalami kendala saat dirujuk menjadi indikator utama. Termasuk percepatan penanganan terutama dalam proses rujukan terhadap pasien positif Covid-19 dari dokter/klinik/laboratorium ke fasilitas kesehatan harus menjadi atensi agar lebih cepat dan efisien," katanya.

Kasus kematian/meninggal berjumlah 3,83 orang/100.000 penduduk/minggu. Untuk PPKM Level 2 maksimal 1-2 orang/100.000 penduduk/minggu.

Di mana untuk terendah (Level 3) yakni Kabupaten Belitung 2,11 orang/100.000 penduduk/minggu, dan tertinggi (Level 4) yakni Kota Pangkalpinang Tengah 5,17 orang/100.000 penduduk/minggu.

"Ada sejumlah indikator utama yang menjadi penyebab: peralatan medis/pendukung yang belum memadai, lemahnya tracing sebagai deteksi dini, serta keterlambatan dalam merujuk pasien, seperti beberapa kasus pasien yang dirujuk ke RS ialah pasien dengan kondisi gejala berat sehingga penanganannya menjadi lebih sulit.

Termasuk kasus penolakan dari orang yang terkonfirmasi Covid-19 untuk dirujuk ke ruang perawatan RS," katanya.

Andi mengungkapkan kapasitas respon terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini sudah baik namun masih terbatas.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved