Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Komit Berantas Narkoba, Dua Napi Lapas Tuatunu yang Jadi Perantara Jual Beli Sabu Diisolasi

Dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pangkalpinang, yakni ND (23) dan AT (38), ditempatkan di sel tahanan isolasi.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
(Bangkapos/Anthoni Ramli)
Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas IIA Pangkalpinang Badarudin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pangkalpinang, yakni ND (23) dan AT (38), ditempatkan di sel tahanan isolasi.

Keduanya, diisolasi setelah diduga kuat menjadi perantara kasus peredaran narkotika yang diungkap Tim Kalong Satuan Reserse Narkotika Polres Pangkalpinang, pimpinan Iptu Astrian Tomi, Senin (20/9/2021) lalu.

Kepala Lapas Kelas II A Pangkalpinang, Badarudin, menyebut langkah pemindahan ke blok isolasi tersebut sebagai bentuk komitmen dan keseriusan pihaknya memberantas segala bentuk praktik penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan Lapas.

Selain itu, sebagai upaya antisipasi menghilangkan barang bukti dan  interaksi keduanya dengan jaringan pengedar narkoba di luar Lapas.

Baca juga: Tempat Cuci Tangan di Pusat Perbelanjaan Pangkalpinang Lenyap, Pedagang Sebut Diangkut Petugas

Baca juga: Tim PUBG Babel Optimis Menang di PON Papua, Tanding Sore Ini, Saksikan di Youtube PB ESI

"Saat ini keduanya ND dan AT sudah kami tempatkan di sel isolasi, supaya interkasi dan upaya mereka lainnya semisal untuk menghilangkan barang bukti bisa diminimalisir," kata Badarudin, didampingi kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Dody di kantornya, Kamis (23/9/2021).

Setelah mendapat informasi, adanya indikasi dan keterlibatan komunikasi ND dan AT, lanjut  Badarudin, dirinya memerintahkan kepala KPLP berkordinasi dengan Kasi Administrasi dan Kamtib melakukan penggeledahan di blok hunian keduanya.

"Pukul 18.40 WIB, tim dan anggota regu pengamanan melakukan penggeledahan pada kamar 5 blok C dan mendapat 1 HP merk nokia C105 ,1  HP merk Redmi C2 , 1  simcard Telkomsel dan 1 buah simcard smartfren. Kemudian Dua orang narapidana  pemilik barang bukti tersebut diamankan diruang staf KPLP," kata Badarudin.

Menurut Badarudin, setelah mendapat alat bukti tersebut, kepala KPLP berkoordinasi dengan Kasat narkoba Polres Pangkalpinang beserta jajarannya.

Rombongan, tiba sekira pukul 20.05 WIB, dan langsung memastikan  kebenaran ada tidaknya komunikasi yang dilakukan ND dan AT dengan masyarakat yang tertangkap di luar Lapas.

"Setelah diakui kebenarannya anggota Resnarkoba Polres Pangkalpinang segera melakukan pemeriksaan intensif kepada kedua orang WBP di ruang staf KPLP," pungkas Badarudin.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved